Huntara Diharapkan Jadi Huntap

Huntara Diharapkan Jadi Huntap

HUNTARA: Warga korban bencana alam terus datang ke Blok Pamoyanan, Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya, sebagai tempat penghunian sementara mereka, belum lama ini.(DOK SUMEKS)

PEWARTA: atep bimo

UJUNGJAYA – Warga korban bencana alam yang kini berada di Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya, berharap agar hunian sementara (huntara) menjadi hunian tetap (huntap). Sampai saat ini, para korban bencana alam itu, belum mempunyai kepastian secara jelas terkait statusnya di area hunian sementara tersebut.

“Saat ini kami disebut sebagai penghuni sementara di Blok Pamoyanan, Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya,” kata Koordinator Huntara, Dede Rahmat, belum lama ini.

Mereka berharap, dalam tiga bulan kedepan pihaknya ada kebetahan untuk tinggal di huntara itu.

Kemudian, kata dia, pihak pemerintah juga sedang berproses terkait status hunian tersebut ke pemerintah pusat dan provinsi.

“Karena yang kita tahu bangunan huntara ini merupakan milik Kemen PUPR dan tanahnya merupakan milik pemprov. Jadi diperlukan waktu untuk menentukan status kami di sini menjadi penghuni tetap,” jelasnya.

Meski begitu, pihaknya tetap mencoba menjalankan tata kehidupan sosial secara normal. Pihaknya pun bersama pemerintah, terus berusaha menyempurnakan tata kehidupan sosial korban bencana alam sambil berproses.

“Karena di atas teori, boleh saja orang berbicara terkait penanganan korban bencana alam. Tetapi kenyataan, kami yang merasakan dan pemerintah yang bertanggungjawab sepenuhnya,” sebutnya.

Dikatakan Dede, harus ada koordinasi yang pas antara pemerintah sehingga jangan sampai kebijakan pemerintah tidak salah alamat, tepat dan lugas. “Supaya kebijakan-kebijakan pemerintah itu tidak menimbulkan masalah-masalah sosial yang baru di warganya,” pungkasnya. (atp)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.