Ingin Raih Swasti Saba Wistara

Ingin Raih Swasti Saba Wistara

DITEMUI: Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Retno Ernawati saat ditemui Sumeks di kantornya, kemarin.

PEWARTA: ASEP HERDIANA/SUMEKS

Kiprah Dan Upaya Sumedang Menjadi Kabupaten Sehat di Indonesia

Setelah sebelumnya meraih penghargaan Swasti Saba Padapa tahun 2013 dan Swasti Saba Wiwerda tahun 2015, Kabupaten Sumedang telah mempersiapkan diri untuk meraih Swasti Saba Wistara di tahun 2017 ini. Bagaimana persiapannya. Berikut liputannya.

ASEP HERDIANA, Kota.

PENGHARGAAN Swasti Saba Wistara merupakan penghargaan tertinggi dari pemerintah pusat kepada kabupaten/kota sehat di Indonesia.

Untuk meraih penghargaan tersebut harus ada sembilan tatanan yang dinilai dan harus dipenuhi oleh daerah yang dinilai. Diantaranya, permukiman, sarana dan prasarana umum yang baik, sarana lalu lintas dan pelayanan transportasi yang tertib, kawasan industri dan perkantoran yang sehat, kawasan pariwisata dan masyarakat yang sehat dan mandiri. Baik sosial, pangan dan gizi.

Seperti diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Retno Ernawati.

“Alhamdulillah beberapa tahun lalu, Sumedang telah meraih penghargaan sebagai kabupaten sehat untuk klasifikasi Swasti Saba Padapa pada dua tatanan pokok. Yaitu, kawasan permukiman sarana dan prasarana umum dan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri,” ujar Retno kepada Sumeks, kemarin (22/11).

Retno menambahkan, Sumedang juga telah mendapatkan penghargaan Swasti Saba Wiwerda untuk empat tatanan. “Yaitu, kawasan permukiman sarana dan prasarana umum, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri dan kawasan pangan dan gizi,” tambahnya.

Retno mengungkapkan, program kabupaten/kota sehat merupakan suatu program untuk mewujudkan kabupaten/kota menjadi bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni oleh masyarakat. Hal itu dicapai melalui terselenggaranya penerapan beberapa tatanan.

Dan, dalam tahapan selanjutnya, pemerintah pusat akan memberikan penilaian serta penghargaan kepada kabupaten/kota sehat sesuai tatanan yang dicapai. Seperti Swasti Saba Padapa, Swasti Saba Wiwerda dan Swasti Saba Wistara.

“Kabupaten sehat ini diselenggarakan setiap tahun serta diiukuti oleh lebih dari 500 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Saat ini, Sumedang sedang dalam tahap penilaian pemerintah pusat,” katanya.

Dikatakan Retno, pembentukan Kabupaten Sumedang menjadi ‘Kabupaten Sehat’ merupakan bagian yang terpisahkan dari rencana besar pembangunan Indonesia sehat. Secara yuridis, pembentukan kabupaten/kota sehat telah diatur secara tegas dalam peraturan bersama Menteri Dalam Negeri dan menteri Kesehatan Nomor : 34 Tahun 2005 Nomor :1138/MENKES/PB/VIII/2005 tentang penyelenggaraan kabupaten/kota sehat.

“Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk mewujudkan Sumedang menjadi Kabupaten Sehat. Misalnya, dengan memberdayakan seluruh pemangku kepentingan, masyarakat Sumedang dan juga pihak swasta. Semunya harus bekerjasama untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan juga harus bisa bersama-sama menjaga lingkungan. Seperti, dengan tidak membuang sampah sembarangan,” terangnya panjang lebar.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Uyu Wahyudin SKm MKm menyampaikan kegiatan sosialisasi bertujuan untuk tercapainya kondisi Kabupaten Sumedang hidup dengan bersih, nyaman, aman serta sehat. Selain itu, sebagai tempat bekerja bagi warganya dengan cara terlaksananya berbagai program-program kesehatan.

“Sasaran dari kegiatan sosialisasi ‘Kabupaten Sehat’ tingkat kecamatan yaitu empat orang perwakilan dari TP PKK kecamatan, empat orang unsur kecamatan, dua orang TP PKK desa, dua orang perwakilan karang taruna, dua orang dari unsur desa dan tiga orang perwakilan dari tokoh agama dan tokoh masyarakat. Serta, tiga orang kader kesehatan pada 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Sumedang,” katanya.

Menurutnya, setelah dilaksanakannya aosialisasi Kabupaten/Kota Sehat, diharapkan masyarakat Sumedang dapat meningkatkan wawasan, pengetahuan dan pemahaman tentang kabupaten sehat. Mereka juga diharapkan dapat berperan serta dengan aktif untuk mewujudkan desa sehat, kecamatan sehat dan Kabupaten sehat.

“Program kabupaten/kota sehat ini diselenggarakan untuk mewujudkan suatu kondisi kabupaten yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni penduduknya. Oleh karena itu, masyarakat Sumedang diharapkan dapat aktif menerapkan beberapa tatanan dengan kegiatan yang terintrigasi dan disepakati oleh masyarakat dan juga pemerintah,” pungkas Uyu. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.