oleh

Ini Perasaan Siswa Siswi PKL yang Ditarik Pulang Karena Covid-19

SUMEDANGEKSPRES.COM – Setelah mendapat surat dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat terkait pencegahan penyebaran Covid-19, sejumlah sekolah menarik seluruh siswa yang tengah menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) di beberapa instansi dan perusahaan.

Hal tersebut mendapat respon yang berbeda dari setiap siswa. Ada yang merasa senang dan ada juga yang merasa sedih karena mengaku telah nyaman dengan suasana lingkungan tempat mereka melaksanakan PKL.

Salah seorang siswa asal SMK Yappri Sumedang, Andre Stinky mengaku senang, karena dirinya bisa kembali pulang ke kampung halamannya yang berada di Kecamatan Jatinunggal.

“Iya, seneng karena bisa kembali pulang dan berkumpul dengan teman-teman yang ada di rumah,” ujarnya.

Namun demikian, berbeda dengan Andre, siswi kelas XI jurusan TKJ asal SMK Maarif 2 Sumedang Amelia justru merasa sedih karena masa PKL nya di Kejaksaan Negeri Sumedang dipercepat.

Seharusnya, masa PKL Amela yang di mulai pada 6 Januari 2020 lalu, akan berakhir pada tanggal 27 Maret mendatang. Akan tetapi, karena alasan pencegahan penyebaran Virus Corona, akhirnya semua sekolah dianjurkan untuk belajar di rumah mulai tanggal 16 Maret 2020.

“Ya sedih aja, karena udah banyak yang kenal. Tiba-tiba harus berhenti tanpa ada perpisahan dulu,” tuturnya. (bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed