oleh

IPLC Mendesak Diselesaikan

JATINANGOR- Menanggapi Surat Keputusan Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC) oleh Bupati Sumedang, terhadap tiga perusahaan tekstil di Jatinangor dan Cimanggung, yang menunda pemberlakuan, mendesak untuk diselesaikan.

Seperti dinyakatan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumedang, Irwansyah Putra, bakal segera mencari solusi terbaik menyikapi putusan PTUN Bandung tersebut.

“Kami berharap agar Pemkab Sumedang untuk bersikap pro aktif dan melibatkan semua sektor untuk duduk bersama-sama mencari solusi tepat,” katanya di kantor Kecamatan Jatinangor, kemarin (22/6).
Ia mengatakan, sebenarnya persoalan tersebut tak harus terjadi. Tentunya, dengan semua komponen bisa duduk bersama menyikapi masalah tersebut.

“Yang harus dibahas, sudah bukan lagi terkait perkaranya lagi. Namun membahas terkait bagaimana solusinya,” ujarnya.

Menurutnya, jika tiga perusahaan dan Pemkab Sumedang bisa menengahi serta memfasilitasi persoalan tersebut, pihaknya optimis tak akan terjadi gugatan itu.

“Melalui duduk satu meja dalam meluruskan apa pun masalahnya, maka dengan cepat masalahnya mencair,” tutur Ketua DPRD.

Ia mengatakan, yang harus dipikirkan itu pasca putusan dan bagaimana nasib karyawan serta dampak sosialnya nanti.

“Tak terbayang, seperti apa dampak sosial dan ekonomi masyarakat, jika aktivitas PT Kahatex, Insan Sandang Internusa dan PT Five Star di dihentikan,” ucapnya.

Untuk itu, Irwansyah mengajak untuk bersama-sama membahas terkait apa saja kekurangan dan kewajiban yang harus dilengkapi.

“Kami segera mengundang Bagian Bantuan Hukum Pemkab Sumedang, untuk mengetahui lebih jelas terkait masalah itu,” ujar Irwansyah. (oha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed