Irwansyah Kembali Pimpin DPC PDIP Sumedang **Pembenahan Pengurus Jadi Program Utama

KOTA – Irwansyah Putra (IP), kembali dipercaya menjadi Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Sumedang. Kepemimpinan IP juga, kembali didampingi Atang Setiawan selaku Sekretaris dan Asep Roni Selaku Bendahara.

Hal ini, atas pelaksanan Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan zona dua, mencakup enam kota/kabupaten di wilayah Pantura Jawa Barat. Keenam kepengurusan cabang mencakup Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Subang dan Kabupaten Sumedang, yang digelar di Ball Room Apita Hotel Kabupaten Cirebon, Minggu (14/7).

Atas dipilihnya kembali sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Sumedang, Irwansyah mengaku bersyukur atas kepercayaan yang telah diberikan. Untuk itu, dirinya sudah menyiapkan program kedepan untuk kemajuan partai besutan Megawati Soekarno Putri itu.

“Pembenahan ke dalam menjadi program utama saya. Yaitu, pembenahan pengurus yang dimulai dari pengurus anak ranting dan struktural lainnya, untuk persiapan pilkada, pileg dan pilpres 2023-2024,” ujar IP dalam pesan singkatnya kepada Sumeks, kemarin.

Sementara itu, pembukaan Konfercab secara resmi dibuka Ketua Bidang Kemaritiman DPP PDI Perjuangan, Rokhmin Dahuri. Turut hadir serta memberikan sambutan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat, TB Hasanuddin didampingi Wakil Ketua Bidang Ekonomi, Ineu Purwadewi Sundari.

Tampak hadir juga sejumlah elit partai, baik pusat, provinsi hingga kota/kabupaten, di antaranya Anggota DPR RI (Yoseph Umarhadi dan Ono Surono), Anggota DPRD tingkat Provinsi Jabar (Samsul Bahri) serta jajaran pengurus DPC dan PAC dari seluruh 6 kepengurusan cabang.

Dalam sambutannya, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat, TB Hasanuddin menuturkan bahwa kegiatan Konfercab dilaksanakan secara serentak se Indonesia. Dia pun mengingatkan tentang esensi jabatan. “Jabatan itu adalah amanah jadi tidak perlu diperebutkan,” ujar TB Hasanuddin.

Sebab, lanjut Dia, jika jabatan diperebutkan lantas tidak bisa menjalankan amanah itu maka yang ada hanyalah cacian dan cibiran dari orang lain karena dianggap tidak mampu membawa roda partai ke arah yang lebih baik. “Sehingga saya mohon siapa pun nanti yang mendapatkan amanah kita ucapkan innalillahi wa innailaihi rojiun,” pesan TB Hasanuddin.

Dikatakannya, proses pemilihan dalam Konfercab hanya menentukan Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB). Dan tidak ada intervensi kepengurusan di atasnya, baik DPD maupun DPP.

Semua sesuai proses demokratisasi dan penjaringan dari bawah, mulai PAC, DPC hingga DPD dan DPP. Dan penentuan KSB pun oleh DPP langsung serta berdasar hasil rapat di tiap-tiap PAC. “Harus ada sinergi yang baik,” katanya.

Menurut TB Hasanuddin, jabatan hanyalah sarana bagi seseorang untuk ibadah. Setiap jabatan akan dimintai pertanggung jawaban. “Kalau tidak bisa menjalankan maka nanti dijadikan gunjingan orang,” pungkasnya.

Di akhir sambutannya, mantan Calon Gubernur Provinsi Jawa Barat pada Pemilu 2018 lalu ini menutup sambutannya dengan membawakan puisi bernada seruan gerakan dan perjuangan bagi kader-kader partai besutan Megawati Soekarno Putri.

“Ikan gabus ikan sepat. Makin bagus makin cepat. Ikan sepat ikan gabus ikan lele. Makin cepat, makin bagus, tidak bertele-tele,” demikian TB Hasanuddin.

Untuk diketahui hingga berita ini ditulis, sebagian peserta atau utusan konfercab masing-masing kota/kabupaten masih berada di dalam ruang gedung untuk mengadakan rapat pleno penentuan Ketua, Sekretaris dan Bendahara masing-masing DPC. (sep/rls)

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.