Jaga Kondusfitas Jelang Pemilu 2019

Jaga Kondusfitas Jelang Pemilu 2019

DEKLARASI BERSAMA: Unsur Forkopimka Sumedang mengikuti kegiatan Silaturahmi Kamtibmas dan Deklarasi Bersama dalam rangka Pemilu 2019, kemarin (14/3).(ATEP BIMO AS/SUMEKS)

PEWARTA: ATEP BIMO AS/SUMEKS

**Silaturahmi Kamtibmas dan Deklarasi Bersama

KOTA – 33 hari menjelang Pemilu dan Pilpres 2019, Polres Sumedang bersama unsur Forkopimda Sumedang, mengadakan kegiatan Silaturahmi Kamtibmas dan Deklarasi Bersama dalam rangka Pemilu Damai 2019 di Aula IPP Kabupaten Sumedang, Kamis (14/3).

Polres dan Forkopimda Sumedang, mengundang seluruh elemen partai politik dan ormas untuk bersama-sama menciptakan pemilu yang aman dan kondusif.

Deklarasi Bersama ini, ditandai dengan pembacaan komitmen oleh pimpinan maupun perwakilan parpol dan diikuti unsur Forkopimda beserta seluruh caleg peserta Pemilu 2019. Dalam kesempatan itu, dilakukan pula penandatanganan pakta integritas.

Kapolres Sumedang, AKBP Hartoyo mengatakan tujuan Deklarasi Pemilu Damai, adalah bagaimana menciptakan situasi Pileg dan Pilpres 2019 dengan ending yang kondusif. Tentunya, Pileg dan Pilpres 2019 ini, menjadi tanggungjawab seluruh pihak, bukan hanya penyelenggara dan aparat keamanan saja. Tapi, seluruh caleg dan seluruh elemen masyarakat juga ikut bertanggungjawab.

“Karena momentum pesta demokrasi lima tahunan ini betul-betul harus bermanfaat bagi masyarakat serta pelaksanaannya aman dan kondusif hingga akhir,” ujar kapolres kepada wartawan usai Deklarasi Bersama.

Kapolres menuturkan, sekitar 2.000 personel dari TNI-POLRI akan diturunkan untuk mengamankan Pemilu 2019 di Sumedang. Untuk pengamanan dari Polres 1.200 personel dan bantuan dari Polda 200 sisanya dari personil TNI sebanyak 600 personel. Itu semua untuk pengamanan pemilu di Kabupaten Sumedang.

“Termasuk dalam pengamanan di setiap TPS dengan sistem pengamanan tertentu,” tandasnya.

Di tempat sama, Ketua KPU Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi menjelaskan, saat ini KPU telah selesai melakukan proses sortir lipat surat suara untuk DPRD Provinsi dan DPD RI. Sehingga, surat suara DPR RI, DPRD Kabupaten dan Pilpres, akan diselesaikan dalam waktu 15 hari kedepan.

Terkait pengamanannya, Ogi menyebutkan selama ini pihaknya sangat terbantu oleh peran dari aparat kemanan, termasuk pengamanan yang akan dilakukan di setiap TPS pada tanggal 17 April 2019 mendatang.

“Setiap TPS nanti ada PAM TPS, kita juga sudah mengajukan ke Pemerintah Daerah dan nanti tinggal merekrut para Linmas,” sebut Ogi.

Ogi menuturkan, agenda kampanye yang akan dihadapi para peserta Pemilu 2019, adalah rapat umum terbuka yang akan diselenggarakan mulai tanggal 24 Maret sampai 21 hari kedepan. Atau 3 hari sebelum hari H pencoblosan.

“Kita sudah membagi untuk masing-masing partai, harinya, lokasinya, waktunya pun akan berbeda-beda,” jelas Ogi.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sumedang Dadang Priyatna mengatakan, satu bulan jelang pemilu, pihaknya akan fokus pada pengawasan rapat umum terbuka dengan menggelar rapat koordinasi dengan KPU Sumedang.

Untuk itu, Bawaslu Sumedang mengimbau kepada seluruh parpol untuk menjaga kondusifitas. Bawaslu Sumedang juga akan menempatkan anggota baik dari panwascam, panwas desa/kelurahan, hingga pengawas TPS.

“Termasuk kita akan siaga di minggu-minggu tenang yang mungkin akan dimanfaatkan oleh caleg maupun parpol peserta pemilu. Kita juga akan serta mengawasi potensi serangan fajar,” kata Dadang. (atp)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.