Jalan Kabupaten Rusak Parah

SITURAJA – Jalan kabupaten di Desa Jatimekar, Kecamatan Cisitu, saat ini semakin rusak parah. Jalan yang merupakan akses penting bagi masyarakat sekitar dan masyarakat dari luar wilayah Situraja itu, sampai saat ini masih terbengkalai. Padahal, keadaan kerusakan jalan sudah cukup lama hancur seperti itu.

Salah seorang masyarakat sekitar, Dede menyebutkan, dengan kondisi jalan seperti ini sangat mengganggu terhadap aktivitas sehari-hari, dan memperlambat arus lalu lintas. Padahal, katanya, jalan tersebut berada dekat dengan pusat Kota Kecamatan Situraja, dan bisa menghubungkan antara Kecamatan Situraja menuju Cisitu, bahkan bisa menembus sampai ke Kecamatan Jatigede.

“Jalan ini akses yang sangat penting, tapi entah kenapa kok gak kunjung diperbaiki juga,” kata dia saat ditemui Sumeks di sekitaran desa, Rabu (23/11).

Dalam hal ini, jelas menghambat terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan menurunkan semangat untuk melakukan usaha seperti berdagang dan lainnya. Selain itu, kondisi jalan saat ini, juga membuat lingkungan menjadi cenderung kumuh.

“Yang namanya jalan rusak menghambat lalulintas itu sudah pasti, selain itu jalan ini juga berdampak kepada perekonomian yang lemah, dan mengurangi keindahan lingkungan,” ujarnya.

Lanjutnya, pengguna jalan akan mendapat resiko besar ketika turun hujan, dan jalan pun menjadi licin. Hal itu, tentunya menambah kendala lagi bagi pengguna jalan.

“Tingkat rawan kecelakaannya itu akan semakin tinggi saat hujan turun,” katanya menambahkan.

Pantauan Sumeks, jalan rusak itu mulai dari Simpang Warung Ketan, Desa Jatimekar, Kecamatan Situraja, sampai Desa Pajagan, Kecamatan Cisitu. Namun kerusakan parah terjadi di kawasan Jatimekar dan Ranjeng. Tidak hanya batu yang berserakan, kondisinya banyak lubang besar yang terdapat di jalan yang bisa mengakibatkan kecelakaan. (eri)

Ikuti Kami di Sosial Media:
0

4 Comments on “Jalan Kabupaten Rusak Parah”

  1. parah itu jalan satu2 nya penghubung dari sumedang kota ke bendungan jati gede,harusnya segera di perlebar bukan hanya di perbaiki

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.