Jalan Tergenang, Antrean Mengular

Jalan Tergenang, Antrean Mengular

MACET: Arus kendaraan dari arah Bandung menuju Garut tersendat akibat banjir. Begitu juga dari arah sebaliknya.

PEWARTA: ENGKOS KOSWARA/SUMEKS

Banyak Mobil dan Motor Mogok

CIMANGGUNG – Jalan Raya Bandung-Garut di Kecamatan Cimanggung kembali tergenang. Akibatnya, kemacetan di jalan nasional di wilayah barat Sumedang itu, tak lagi terhindarkan.

“Banyak kendaraan yang melintas terjebak banjir hingga terjadi kemacetan,” kata Nanang Suherman (50) warga sekitar lokasi banjir kepada Sumeks, kemarin.

Terang dia, kemacetan parah juga terjadi pada Senin (21/11). Bahkan kendaraan dari arah Garut terpaksa mengambil jalan alternatif ke Jalan Raya Majalaya. Sedangkan kendaraan dari arah Bandung menuju Garut, menggunakan jalan Tanjungsari keluar Parakanmuncang Cimanggung.

Kondisi ini, kata Nanang, menjadi kebiasaan di jalan tersebut. “Awal 2017, jalan ini sempat lumpuh karena genangan air yang tidak bisa dilalui kendaraan karena ketinggian hampir mencapai 70 sentimeter,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Cimanggung Kompol Kuswanto SH menuturkan, banjir di jalan nasional itu, terjadi di kawasan industri Kahatex dan Dwipapuri. Ketinggian air kurang lebih 30 sampai 60 sentimeter.

Kepolisian, lanjut dia, telah melakukan upaya pengaturan arus kendaraan. Termasuk, membantu kendaraan yang mogok saat melintasi banjir.

Selain itu, pihaknya berkoordinasi dengan operator penyedot air dari Dinas Pengairan Provinsi Jawa Barat, untuk membuang genangan air dari badan jalan. “Upaya sedang dilakukan dengan menyedot air menghubungi operator jetpump dari Dinas Pengairan Provinsi Jabar, untuk mengaktifkan alat penyedot,” katanya.

Pihaknya berharap, genangan yang menutupi badan jalan tidak berlangsung lama. Sebab, petugas sedang mengupayakan dengan cara menyedot air yang nantinya dibuang ke sungai Cikijing.

Sementara itu, kemacetan juga bukan hanya terjadi di jalur Bandung-Garut, arus kendaraan di jalur sebaliknya juga terjadi kemacetan. Seorang pengendara, Yopi, mengatakan, situasi lalu lintas di jalur tersebut masih macet hingga pukul 18.00. Amtrean kendaraan juga mengular sampai Cileunyi menuju Garut. (kos)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.