oleh

Jalur Cireki Aman Dilalui

**Pengurugan Dilakukan Malam Hari

TOMO – Jalan Nasional Cirebon Bandung di Blok Cireki, Desa Bugel, Kecamatan Tomo, sudah kembali aman dilalui setelah diurug oleh pasir dan batu, Senin (21/3) malam. Proses pengurugan jalan berlangsung dari mulai pukul 20.00 hingga Selasa (22/3) pukul 02.00. Kemudian, pengurugan dilanjutkan kembali hingga sekitar pukul 06.00.

“Proses pengurugan belum selesai seluruhnya. Namun, kini jalur tersebut sudah aman dan bisa dilalui dengan arus lalu lintas terhitung lancar meski belum dilakukan pengaspalan,” ujar Kapolres Sumedang, AKBP Agus Imam Rifai melalui Kapolsek Tomo, Kompol Doto SH kepada Sumeks, Selasa (22/3) kemarin.

Doto menambahkan proses pengurugan menghabiskan sekitar 28 dump truk. “Pengurugan akan kembali dilanjutkan setelah ada bahan. Kami sedang menunggu bahan datang,” tambahnya.

Doto menerangkan pengurugan jalan dilakukan pada malam hari karena aktifitas kendaraan pada siang hari cukup padat. Sebutnya, pengurugan akan mengganggu arus lalu lintas kalau dilakukan di siang hari.

“Kasihan para pengendara jika pengurugan dilakukan siang hari. Mereka sering mengeluh sebab akan mengakibatkan kemacetan cukup panjang,” terangnya.

Dikatakan Doto, selama proses pengurugan untuk kendaraan-kendaraan kecil lebih memilih ke jalur Ujungjaya-Conggeang-Legok. Karena, jalan masih saat itu masih bergelombang sebab dilakukan proses perataan.

Menurutnya, untuk truk-truk dan kendaraan besar dipakai sistem buka tutup oleh jajaran Polsek Tomo dan Polres Sumedang yang berkoordinasi Kementrian PU di lokasi jalan amblas.

“Kemacetan sendiri cukup panjang selama proses pengurugan tadi malam. Mulai pukul 06.00 lalu lintas mulai lancar kembali,” jelasnya.

Saat ini, sambungnya, pihak PDAM Sumedang sedang memperbaiki kerusakan pipa akibat jalan mengalami amblas. Sebutnya, para pekerja sedang memasang palet untuk menyambungkan pipa menuju ke Tomo dan Ujungjaya.

“Perbaikan yang dilakukan PDAM Sumedang tidak mengganggu arus lalu lintas di lokasi jalan amblas,” tukasnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed