Jaringan Lemot, Peserta SMUP Kecewa

Jaringan Lemot, Peserta SMUP Kecewa

ISTIMEWA IKUT UJIAN: Para peserta tampak serius mengikuti Ujian Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) di Gedung Unpad Kampus Jatinangor, Minggu (7/7). Jumlah peserta pada hari kedua berumlah 3 ribu orang, mereka melakukan ujian dengan sistem Mobile Assisted Testing (MAT).

PEWARTA: Iman Nurman

JATINANGOR – Berbeda dengan hari pertama pelaksanaan Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) program Sarjana Jalur Mandiri, untuk pelaksanaan ujian di hari kedua berjalan dengan lancar, Ahad (7/7). Jumlah peserta pada hari kedua berumlah 3 ribu orang, mereka melakukan ujian dengan sistem Mobile Assisted Testing (MAT).

”Alhamdulillah, pelaksanaan MAT hari ini aman terkendali. Semua kendala teknis dan nonteknis sudah teratasi,” ujar Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Arry Bainus, M.A., Minggu (7/7).

Arry membenarkan di hari pertama sempat ada kendala aspek teknis pada bagian server yang tidak bisa diakses. Akibatnya, sebagian besar peserta tidak bisa melaksanakan ujian. Dari 2.343 peserta yang mengikuti MAT di hari pertama, hanya 96 peserta yang berhasil menyelesaikan ujian walaupun sempat terlambat beberapa jam.

Karena itu, Unpad telah mengumumkan, bagi peserta MAT hari pertama baik pada sesi 1 dan sesi 2 yang tidak bisa melaksanakan ujian karena terkendala masalah server, pelaksanaannya ditunda hingga pekan depan, Sabtu (13/7), dengan lokasi dan waktu ujian yang disesuaikan.

Bagi peserta yang tidak dapat mengikuti ujian pada jadwal tersebut, Unpad mengupayakan solusi alternatif pemindahan jadwal ujian antara Senin (8/7) hingga Jumat (12/7).

”Unpad menyediakan penggantian kerugian untuk biaya transportasi (tiket, bensin, tiket tol) untuk peserta. Bagi peserta yang hendak meminta penggantian biaya, akan didata melalui Unit Layanan Terpadu dan melalui layanan email [email protected] mohon menyertakan informasi data pendaftaran,” imbuh Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad Syauqy Lukman, M.S.M.

Syauqy memastikan, kendala yang terjadi pada hari pertama kemarin munri merupakan kejadian yang tidak terduga (force majeur). Unpad sendiri telah mengupayakan sejumlah perbaikan pada sistem ujian.

Seleksi Jalur Mandiri untuk program Sarjana diikuti sekira 5.140 peserta. Pelaksanaan ujian berbasis Android tersebut digelar di beberapa lokasi di kampus Jatinangor.

Salah seorang peserta, membenarkan jaringan MAT sempat mengalami kendala. Padahal dikatakan dia, sebelum tes SMUP dirinya sudah mempersiapkan diri dengan belajar segiat mungkin karena memang bertekad masuk jurusan yang dia inginkan. Namun, dia kecewa lantaran koneksi internet membuat tes harus selesai sebelum waktunya.

”Sudah masuk ruangan terus semuanya berjalan seperti biasa. Sebetulnya jalan, cuma internetnya kadang suka lemot, kebetulan aplikasinya sensitif, jadi misalnya internetnya lemot itu suka langsung keluar gitu,” ungkap seorang peserta.

Dia menyeritakan, pada saat masuk ruangan ujian semua berjalan baik. Termasuk ketika para peserta ujian membuka aplikasi berjalan lancar. Kendala baru terasa, saat para peserta mulai mengerjakan soal. Ketika jaringan ngadat, aplikasi tiba-tiba keluar sehingga calon peserta harus mengulang dari awal. (imn)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.