oleh

Jelang Lebaran, Banyak Warga Gadaikan Barangnya

Transaksi Pegadaian Naik 5 Persen

SUMEDANGEKSPRES.COM – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Kantor Pegadaian Cabang Sumedang, banyak menerima nasabah yang menggadaikan barangnya. Bahkan, transaksi gadai barang mengalami kenaikan sampai sekitar 5 persen dari hari biasanya.

Pimpinan Kantor Pegadaian Cabang Sumedang, Cahyo Nugroho mengatakan, barang yang digadaikan didominasi kendaraan, baik itu roda dua maupun roda empat. Bahkan gudang tempat menyimpan kendaraan, sudah penuh.

“Kami menyimpan beberapa kendaraan di tempat yang masih kosong, karena gudang tempat penyimpanan khusus kendaraan memang sudah penuh,” kata Cahyo di kantornya, kemarin.

Menurutnya, kondisi ini baru pertama kali terjadi. Kemungkinan, kondisi ini terjadi lantaran adanya larangan mudik lebaran tahun ini dari pemerintah.

Dikatakan, meski sudah penuh, pihaknya masih menerima warga yang akan menggadaikan kendaraannya.

“Biasanya satu tempat saja sudah cukup untuk menampung kendaraan roda dua dan roda empat. Sekarang kami harus geser-geser kendaraan dulu biar kendaraan yang lain bisa masuk. Untuk motor juga kami cari tempat kosong untuk menyimpannya,” tuturnya

Dikatakan, pandemi covid-19 dirasa berimbas pada banyaknya masyarakat yang menggadaikan barangnya. Di Sumedang, pasca pandemi covid-19 ada peningkatan transaksi gadai dari hari-hari sebelumnya.

“Minggu-minggu kemarin itu cukup banyak peningkatannya. Untuk barang yang paling banyak digadai itu emas, kemudian motor juga banyak,” terangnya.

Meski demikian, kata Cahyo, di beberapa hari terakhir ini juga banyak nasabah yang melakukan penebusan barangnya.

“Kebanyakan yang ditebus emas, mungkin takut dilelang. Kalau kendaraan masih banyak yang belum ditebus,” sebutnya.

Dijelaskan, kini pihaknya menyiapkan Rp 2 miliar untuk transaksi pegadaian. Meski demikian, uang tersebut masih belum dipakai karena banyaknya transaksi penebusan.

“Sampai saat ini uang kami malah belum terpakai, karena ya banyaknya penebusan. Jadi uang yang dipakai saat ini yang dari penebusaan,” tuturnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed