Junaedi Nyemplung ke Sumur

Peliput/Editor: HERI PURNAMA/SUMEKS

Junaedi Nyemplung ke Sumur

EVAKUASI KORBAN: Petugas dibantu warga setempat mengevakuasi Junaedi yang nyemplung ke sumur, kemarin.

Alami Stress dari 2008

JATIGEDE – Diduga stress berkepanjangan, Junaedi, 42, nekad bunuh diri. Korban warga RT 08 RW 02 Dusun Pasirkaliki Desa Ciranggem itu terjun ke sumur sekitar pukul 05.00, kemarin (7/11) pagi.

Informasi yang dihimpun, pertama kali korban diketahui Rokayah, kakak ipar korban saat akan beraktivitas di kamar mandi. Rokayah mendapati aliran air di kamar mandi tidak bisa nyala. Kemudian, dia penasaran dan meminta pertolongan kepada tetangga untuk mengecek pompa air yang terpasang di sumur yang berada di belakang rumah.

Namun setelah dicek ke sumur, Rokayah dan tetangganya kaget. Pipa talang sumur pompa kondisinya telah terputus. Dan lebih kaget lagi, di kedalaman sumur sekitar 14 meter, tampak kaki orang yang tak lain adalah kaki korban.

“Setelah terlihat ada kaki orang, sontak mereka kaget dan segera meminta pertolongan warga lainnya,” tutur tokoh masyarakat setempat Mulyana menirukan apa yang diutarakan Rokayah.

Mulyana menuturkan, korban yang sudah bercerai dengan istrinya itu, sebelumnya menginap di rumah Rokayah. Pada malam hari, masih terdengar celotehan korban yang memang menderita stress. Namun menjelang pagi, tidak lagi terdengar celotehan korban.

“Ya, tahu-tahu korban sudah nyemplung di sumur,” sebutnya.

Mulyana menjelaskan, yang memprihatinkan, stress yang dialami korban kuat dugaan karena belum mendapatkan kepastian pengajuan komplain ganti rugi tanah pembayaran Waduk Jatigede.

“Korban adalah OTD (Orang Terkena Dampak) Waduk Jatigede, yang masih mengajukan komplain (ganti rugi) tanah yang terlewat. Tapi belum juga ada kejelasan sampai sekarang. Makanya, kayaknya dia stress dari tahun 2008,” tuturnya.

Sementara itu, korban baru berhasil di evakuasi dari sumur dengan kedalaman sekitar satu meter sekitar pukul 10.30, oleh aparat yang dibantu warga sekitar.

Kapolsek Jatigede AKP Endang R membenarkan kejadian tersebut. Endang menyebutkan, korban memang diduga mengalami stress. Setelah dilakukan pemeriksaan, sesuai permintaan pihak keluarga, jenazah langsung dikebumikan di Ciranggem. (eri)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js