Kader Membelot Siap-Siap Disanksi

Peliput/Editor: SOBAR BAHTIAR/SUMEKS

Kader Membelot Siap-Siap Disanksi

HADIRI ACARA: Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sumedang Otong Dartum bersama Sonia Sugian SH saat dalam sebuah acara, beberapa waktu lalu.

Dualisme Di DPC Demokrat Sumedang

KOTA – Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sumedang Otong Dartum membantah adanya sekitar 17 DPAC Demokrat yang mendukung Sonia Sugian di Pilkada Sumedang 2018 mendatang.

Menurutnya, ia telah melakukan klarifikasi terhadap sejumlah ketua DPAC terkait dukungan terhadap Sonia. Bahkan, Otong menyebutkan, adanya unsur paksaan dalam memberikan dukungan terhadap Sonia Sugian yang berpasangan dengan Setya Widodo.

“Saya sudah klarifikasi, mungkin hanya satu dua. Dan, ketika diklarifikasi katanya itu dipaksa. Yang pasti itu bukan 17 DPAC, mungkin hanya satu dua. Lainnya itu adalah mantan ketua DPAC,” ujar Otong ketika dihubungi Sumeks, Senin (18/12).

Otong menegaskan, mayoritas yang mengatakan mendukung Sonia Sugian sudah tidak masuk kedalam kepengurusan DPC Partai Demokrat Kabupaten Sumedang lagi.

“Kemarin pada masa Musancab, mereka kan secara demokrasi kalah dan secara otomatis tidak terpilih lagi,” ujar Otong.

Melihat kondisi tersebut, DPC Partai Demokrat akan segera mengambil langkah untuk memberikan sangsi administrasi. Bahkan, hingga sampai pemecatan.

“Kalau ada kader yang tidak patsun terhadap DPP, ya nanti mereka akan mendapatkan sangsi hingga diberhentikan. Lalu, nantinya partai akan menunjuk pelaksana tugas (PLt),” tegasnya.

Di pihak lain, mantan ketua DPAC Demokrat Kecamatan Sumedang Selatan, Mulyana kembali memberikan bantahan. Dia, beserta rekan-rekan lainnya yang datang kepada Sonia mengaku, tidak pernah ada unsur paksaan.

“Ini tidak ada unsur paksaan. Memang kemarin juga sudah dikatakan kalau dari 17 PAC itu kebanyakan yang sudah diberhentikan,” tegas Mulyana.

Walaupun sudah tidak berada di Demokrat lagi, lanjut Mulyana, dirinya masih bisa mengerahkan massa untuk mendukung pasangan Setya Widodo dan Sonia Sugian.

“Walaupun tidak seratus persen, saya sampai sekarang masih punya masa,” sebutnya.

Sementara itu, melihat rekan koalisinya Partai Demokrat, ketua DPD PAN Kabupaten Sumedang Ajat Sudrajat menerangkan persoalan yang dihadapi partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono tidak akan mengganggu formasi yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Terpenting, SK nya sudah menunjuk Doni dan Erwan untuk pilkada 2018 nanti. Tapi, kalau kejadiannya sampai DPP cabut dukungan, seperti Golkar kemarin. Dimana DPP nya mencabut dukungan RK Daniel Mutaqqien, itu lain lagi,” kata Ajat.

Ketika Ajat dimintai sejumlah tanggapan akan kejadian tersebut, pihaknya enggan untuk memberikan komentar.

“Saya tidak akan berkomentar apa-apa. Karena, itukan urusan internal Demokrat. Selain itu, walaupun kami berkoalisi juga kan karena timsesnya memang belum terbentuk,” tutupnya. (bay)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.