Kadis Pertanyakan Kebijakan Wabup Lantik Kabid Usep

Peliput/Editor: asep herdiana/usep adiwihanda

Kadis Pertanyakan Kebijakan Wabup Lantik Kabid Usep

PELANTIKAN: Wabup Eka Setiawan saat melantik 160 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan administrasi di lingkungan Pemkab Sumedang bertempat di Gedung Negara, kemarin. (ASEP HERDIANA/SUMEKS)

KOTA – Sejumlah pihak mempertanyakan promosi kenaikan jabatan yang dilakukan Wakil Bupati, yakni menempatkan jabatan Usep Komaruzaman yang sebelum fungsional umum, melonjak menjadi Kepala Bidang Fisik pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Padahal, menurut informasi dari BKD, Usep pernah tidak masuk kerja selama lebih dari 100 hari kerja.

Usep, sebelumnya pernah menjabat Sekretaris Bappeda dengan jabatan Esselon 3A. Namun pada tahun 2013, mencalonkan diri menjadi wakil bupati berpasangan dengan Taufik Gunawansyah. Hal itu menyebabkan Usep harus mengundurkan diri dari jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan kembali menjadi staf. Karena pada saat Pilkada lalu, pasangan Taufik dan Usep kalah oleh pasangan Endang Sukandar dan Ade Irawan, sehingga Usep harus kembali bekerja, namun menjadi staf.

Kadiskoperindag Dicky Rubiana Abdullah, menyebutkan, bahwa wabup tidak konsisten. Sebab sebelumnya, wabup menyerahkan mutasi sesuai dengan usulan Kepala Dinas. Namun pada kenyataannya, tidak ada satupun usulan Kadis yang diakomodir.

“Kacau, katanya menyerahkan dari usulan dinas, karena katanya dinas yang lebih dekat mengevaluasi pejabatnya. Tapi nyatanya, itu tidak dibuktikan,” ujar Dicky, Senin (25/1).

Menyikapi hal itu, Wabup Eka Setiawan mengatakan, alasan mengangkat Jabatan Usep menjadi Kabid, dikarenakan Usep merupakan orang yang mempunyai potensi dan perencana yang sudah tidak diragukan lagi kemampuannya. “Pa Usep itu, dia seorang perencana yang sudah tidak diragukan lagi kinerjanya. Jadi sayang, kalau orang seperti itu tidak dibiarkan tanpa jabatan. Malahan kan sebelumnya dia menjabat Sekdis di Bappeda,” ujar wabup usai melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sumedang di Gedung Negara Sumedang, kemarin.

Sementara itu, Wabup Eka Setiawan melantik sebanyak 160 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan administrasi di lingkungan Pemkab Sumedang. Pelantikan itu terdiri dari eselon III sebanyak 49 orang, eselon VI sebanyak 105 orang dan eselon V sebanyak enam 6 orang. Acara ini, dihadiri unsur Forkopimda, Sekda, Asissten, Staf Ahli dan para Kepala SKPD se-Kabupaten Sumedang.

Diterangkan, dalam UU No. 5 Th. 2014, tentang Aparatur Sipil Negara, bahwa mutasi jabatan merupakan salah satu bagian dari pengembangan karir PNS, dalam kerangka manajemen ASN. Itu bertujuan, untuk menghasilkan pegawai ASN yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik KKN.

Sejalan dengan hal tersebut, disampaikan wabup, dengan mutasi dan alih jabatan yang dilaksanakan, diharap dapat mengoptimalkan fungsi dari para Aparatur Sipil Negara. Tentunya dalam penyelenggaraan pelayanan publik bagi masyarakat, dan mampu menjalankan peran sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Disamping untuk pengembangan karir PNS, sebut wabup, hal utama dalam pelaksanaan mutasi dan rotasi memiliki tujuan untuk mengakselerasi kinerja organisasi. “Organisasi membutuhkan orang-orang dengan kompetensi baik dan mau bekerja keras untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik,” paparnya.

Di akhir acara, Eka juga mengingatkan bahwa PNS yang berkesempatan mengikuti pelantikan saat ini akan terus dipantau perihal kinerjanya. Selanjutnya dalam kurun waktu tertentu, hasil pantauannya akan dievaluasi untuk menentukan apakah pejabat tersebut dapat dipertahankan dalam jabatan semula, dimutasikan ke dalam jabatan yang lebih sesuai, dipromosikan atau rotasi.

“Saya berharap, adanya masukan dari semua pihak untuk ikut berpartisipasi dalam proses pemantauan tersebut, demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik di Kabupaten Sumedang,” pungkasnya. (her)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.