Kalender budaya Jatigede Harus Diperbanyak

Peliput/Editor: ISTIMEWA

Kalender budaya Jatigede Harus Diperbanyak

DITEMUI: Penasehat Dewan kebudayaan Sumedang (DKS) Tatang Sobana saat ditemui, belum lama ini.

KOTA – Kalender acara budaya di wilayah Bendungan Jatigede harus diperbanyak. Sejumlah agenda seni dan budaya Sumedang pada 2018 diharapkan akan banyak dipusatkan di wilayah Jatigede.

Kalender seni dan budaya, nantinya akan jadi pendongkrak utama terbentuknya kawasan ekonomi khusus (KEK) Jatigede. Kini, KEK sedang diprogramkan oleh pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Penasehat Dewan kebudayaan Sumedang (DKS) Tatang Sobana mengatakan, saat ini pihaknya sudah mulai menginventarisir acara seni dan budaya yang biasa digelar dalam berbagai event. Terutama, yang biasa di helat diwilayah Jatigede.

“Ada beberapa event (budaya) yang rutin tahunan, seperti Darmaraja Festival, Muharaman Muka Galur, Ruat Jagat jatigede dan lainnya yang berskala kecil. Acara acara tersebut kita data dan berharap nanti bisa disusun penjadwalannya. Sehingga, kalender acara seni dan budaya benar-benar bisa terwujud,” kata Tatang kepada Sumeks, Rabu (20/12).

Seni dan budaya, lanjut Tatang, diyakini akan jadi ikon penting bagi terealisasinya kawasan ekonomi khusus (KEK). Bahkan menurutnya, seni dan budaya akan menjadi nilai jual paling tinggi pada pelaksanaan KEK nanti.

“Kami yakin kita memiliki seni dan budaya yang beragam dan banyak memiliki nilai jual, disamping panganan tradisional, kerajinan dan kekayaan alam,” ujarnya.

Untuk itu, Tatang juga meminta sebelum terealisasi KEK, komponen-komponen seni dan budaya di Sumedang harus memiliki kesamaan visi. Pelaku seni dan budaya harus mendapat tempat terdepan. Kemudian, mendapat apresiasi penuh dari pemerintah daerah.

“Makanya harus dikonsep kalender seni dan budaya. Termasuk, disiapkan anggarannya,” sebutnya.

Sejauh ini, Tatang sudah menginventarisir tempat atau spot untuk menggelar acara seni dan budaya di Jatigede. Seperti di pesisir Cibungur, Gugusan Nangkod, Puncak Damar, Tanjungduriat dan pesisir Sabelit serta pesisir Wado. Bahkan, sejumlah acara budaya pun telah diinventarisir.

“Tinggal nanti di diskusikan dan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah tentang kemasan dan jadwal pelaksanaan,” tuturnya.

Tatang berharap kalender seni dan budaya Sumedang bisa terealisasi dengan harapan sebagai faktor pendukung terwujudnya Jatigede sebagai kawasan ekonomi khusus. (bay)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.