Karang Taruna Harus Bersinergi dengan Pemerintah

Karang Taruna Harus Bersinergi dengan Pemerintah

PAPARKAN: Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumedang, Drs. Asep Tatang Sujana, M.Si saat memaparkan permasalahan sosial. (ASEP HERDIANA/SUMEKS)

PEWARTA: ASEP HERDIANA/SUMEKS

KOTA – Dalam rangka menyikapi permasalahan-permasalahan sosial yang tumbuh dan berkembang di masyarakat, karang taruna Kabupaten Sumedang diharapkan mampu bersinergi dengan SKPD terkait untuk menghasilkan program kerja unggulan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumedang, Drs. Asep Tatang Sujana, M.Si pada Kegiatan Peningkatan Kapasitas Karang Taruna.

Menurut Asep, para anggota karang taruna diharapakan mampu menjadi agen-agen anti narkoba maupun agen yang mampu memetakan kondisi dari 26 jenis penyandang masalah kesejahteraan sosial yang ada di masyarakat.

“Karang taruna mempunyai tugas pokok yang mulia, yakni bersama-sama dengan pemerintah dan komponen masyarakat lainnya untuk menangani berbagai masalah kesejahteraan sosial yang ada di masyarakat seperti masalah fakir miskin, anak terlantar, penyandang cacat, korban napza hingga lanjut usia,” katanya.

Disampaikan Asep lebih lanjut, karang taruna diharapkan mampu menanggulangi berbagai masalah kesejahteraan sosial terutama yang dihadapi oleh generasi muda baik yang bersifat preventif maupun rehabilitatif. Selain itu, karang taruna diharapkan mampu lebih produktif serta mampu menggali dan mengembangkan berbagai potensi di daerahnya masing-masing.

“Dengan adanya kegiatan peningkatan kapasitas karang taruna ini, semoga karang taruna di Kabupaten Sumedang dapat lebih mandiri, dan berhasil guna bagi masyarakat. Saya harap, para peserta dapat bersungguh sungguh mengikuti kegiatan ini agar dapat meminimalisir masalah-maslaah PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) yang terdapat di Kabupaten Sumedang,” ujar Asep.

Sementara itu, Kasi Pemberdayaan Sosial Pada Dinsos P3A, Siti Fatoyah, S.Ip dalam laporannya menyampaikan kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk menyamakan kapasitas para pengurus karang taruna dalam mengelola organisasi karang taruna, menyeragamkan pola pelaksanaan pengelolaan organisasi karang taruna serta meningkatkan keterampilan para pengurus karang taruna.

Rendi (17) salah seorang peserta mengungkapkan rasa bangganya bisa mengikuti kegiatan tersebut. Menurut Rendi, kegiatan peningkatan kapasitas karang taruna sangat berguna dalam menambah pengetahuan dan juga dapat merekatkan tali silaturahmi antar anggota karang taruna. “Saya akan menerapkan ilmu yang saya dapatkan di sini untuk (kepentingan) masyarakat,” katanya. (her)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.