oleh

Karyawan PT Ganesa Dianiaya Hingga Kritis

SUMEDANG – Iwa Kartiwa,43, warga Dusun Sabagi III RT 03 RW 04 Desa Ciherang Kecamatan Sumedang Selatan kritis, setelah dipukul dan diinjak – injak di bagian kepala oleh pelaku yang yang merupakan rekan kerjanya, di lokasi gudang penyimpanan barang, milik PT Ganesa yang terletak di area pembangunan tol Cisumdawu, Senin sekitar jam 22.O0 WIB.

Salah seorang kerabat korban, Edi mengatakan, korban yang saat itu tengah bertugas jaga malam, didatangi temannya yang berinisial RR tersebut.

“Temannya itu meminta korban untuk membukakan pintu gudang, dengan maksud tak jelas,” ujarnya saat ditemui Sumeks di RSUD Sumedang, Selasa (3/12).

Lantaran curiga dengan gerak – gerik pelaku, korban ngotot tidak mau membukakan pintu gudang.

“Ya secara naluri, Iwa memiliki tanggung jawab terhadap keamanan isi gudang,” terangnya.

Tidak terima, adu mulut pun tak bisa dihindarkan antara korban dengan pelaku RR hingga berujung dengan adanya pemukulan.

“Korban dipukul di bagian kepala hingga terjatuh. Lalu kepala korban diinjak – injak hingga tak sadarkan diri,” paparnya.

Setelah tersungkur, kata Edi, korban segera dibawa ke klinik terdekat oleh teman – temannya yang sama-sama bertugas pada saat itu.

“Karena tidak sanggup menanganinya, kemudian korban dibawa ke RSUD Sumedang,” katanya sambil menyebut bahwa pelaku pun ikut juga mengantarkan korban ke RSUD.

Terlepas dari kejadian tersebut yang kini kasusnya tengah ditangani polisi, Edy sebagai keluarga menuntut pertanggungjawaban pula dari pihak perusahaan.

“Saya datangi perusahaan, untuk meminta pertanggung jawaban atas kondisi korban, yang telah menaruhkan nyawa nya untuk perusahaan,” ungkapnya.

Namun Edy mengaku tidak puas atas jawaban dari pihak perusahaan, yang menyebutkan bahwa tanggung jawabnya hanya sebatas mengantarkan korban ke klinik.

“Saya desak juga, dia (pihak perusahaan, red) keukeuh memberi jawaban yang bertele – tele dan tetap pada keputusannya,” terang Edy.

Padahal, jika memang kejadian itu bukan sedang dalam posisi bertugas, kata Edy, pihaknya pun tidak akan ngotot meminta pertanggungjawaban kepada pihak perusahaan.

“Ini kan lagi kerja, sedang menjaga gudang milik perusahaan,” tegasnya.

Edy berharap, pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku yang keberadaannya entah dimana.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi korban masih kritis, karena mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala. Bahkan informasi yang dihimpun Sumeks, tim medis kesulitan untuk memasangkan tempurung kepala korban. (cr1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed