Kebakaran Gunung Kareumbi Meluas ke Perkebunan

Peliput/Editor: andi rohendi/atep bimo

Kebakaran Gunung Kareumbi Meluas ke Perkebunan

PADAMKAN API: Warga beserta karyawan PT Agro berusaha memadamkan api yang kini meluas ke batas lahan PT Agro, kemarin. (ANDI ROHENDI/BANTEKS)

Previous Next

NAGREG – Kebakaran hutan di wilayah Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi (TBGMK) hingga Minggu, (24/10) masih berlangsung. Ratusan warga yang berasal dari dua desa Kecamatan Nagreg, yaitu Desa Citaman dan Nagreg Kendan terus berusaha memadamkan api.

Kini, api mulai merembet ke perkebunan milik perusahaan PT Agro di Blok Ciengang. Warga dibantu karyawan perusahaan berusaha keras memadamkan api, agar api tidak merembet lebih luas lagi.

Seperti diutarakan Direktur PT. Agro, H. Iday yang turun langsung memadamkan api dihutan. Menurutnya, PT Agro mengerahkan karyawannya untuk memadamkan api dengan alat seadanya. Mereka bahu-membahu dengan warga untuk memadamkan api.

“Kita kerahkan karyawan perusahaan untuk mencegah kebakaran biar tidak meluas lagi,” ujar Iday kepada Bandung Timur Ekspres, kemarin.

Dikatakan Iday, sekitar 50 orang warga ditambah 60 oerang karyawan ikut memadamkan api. Warga itu berasal dari Kampung Gamlung, dan Kampung Ciawitali, Desa Nagreg Kendan serta Kampung Pasangrahan Desa Citaman.

Pihaknya sangat menyayangkan, sampai dengan saat ini belum ada langkah serius pemerintah untuk mencegah kebakaran agar tidak meluas. Kebakaran seolah-olah dibiarkan.
“Belum nampak perhatian pemerintah untuk mengantisipasi kebakaran. Hanya kemarin saja kebetulan ada Polhut yang membantu,” jelasnya.

Sementara itu, Emul (45), warga Pasanggrahan Desa Citaman mengatakan proses pemadaman dilakukan dengan sederhana. Hal itu bertujuan mencegah api tidak meluas lebih ke bawah gunung.

“kita hanya berusaha untuk mencegah Api tidak meluas sampai kebawah. Terutama membakar perkebunan milik salah satu perusahaan,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, luas lahan yang terbakar di TBGMK, dari total seluas 12.400,7 hektar. Untuk memadamkan api, warga sekitar turun ke lokasi beberapa titik api. Kini, luas hutan yang  terbakar sekitar 1000 hektar.

Api mulai membesar sekira pukul 17.30, Jum’at (23/10). Blok yang terbakar diantaranya, blok Cimuncang, Blok Anem, Blok Cibeureum, Cibodas, blok Pamugusan, meluas sampai ke blok Cimuncang. (cr2)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.