oleh

Kebon Kalapa Realisasikan DD dan ADD

CISARUA – Pemerintahan Desa Kebon Kalapa, Kecamatan Cisarua, merealisasikan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap pertama, untuk pembangunan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur di Desa Kebon Kalapa itu, dilakukan pada sembilan titik.

Anggota tim penggerak kegiatan (TPK) Desa Kebon Kalapa, Oboy menyebutkan bahwa dua anggaran tersebut diperuntukan pembangunan desa. Pembangunan-pembangunan itu, terdiri dari lima titik pembangunan jalan lingkungan (gang), satu pembangunan toilet, dua titik pembangunan TPT, dan satu pembangunan posyandu.

“Pembangunan gang itu terdiri dari jalan gang di RT/RW 01/02 Dusun Gandasoli, sepanjang 215 meter dengan lebar satu meter, jalan gang di RT/RW 04/03 Dusun Kebon Kalapa sepanjang 75 meter dan lebar satu meter, jalan gang dan TPT di RT/RW 02/06 Dusun 3 Cibolang sepanjang 154 meter dan lebar dua meter, jalan gang dan TPT di RT/RW 01/07 di Dusun 4 Cibolang sepanjang 217 meter dan lebar satu meter serta jalan gang dan TPT di RT/RW 01/08 Dusun 4 Cibolang,” kata Oboy kepada Sumeks di lokasi pembangunan, Kamis (21/7).

Oboy menambahkan, sementara untuk pembangunan toilet dilakukan di Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Misbahul Khoir Dusun Kebonkalapa. “Di sana juga dilakukan pembaluran halaman gedung MDA,” tambahnya.
Sementara, sebut Oboy, untuk pembangunan Tembok Penahan Tebing (TPT), dilakukan di Poskesdes Dusun Cibolang sepanjang 71 meter. Lainnya, pembangunan TPT Bumi Perkemahan Pajaten Dusun Cibolang.

“Kedua pembangunan itu dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah desa kepada bidang kesehatan dan pariwisata. Demi kepentingan warga desa sendiri,” bebernya.
Terakhir, dilakukan pembangunan Pos Yandu Kalapa 3, di Dusun Kebonkalapa dengan ukuran empat kali enam meter.

Oboy berharap, dengan dilakukannya pembangunan jalan gang, TPT, toilet dan Pos Yandu, dapat memberikan manfaat bagi warga Desa Kebon Kalapa. Warga pun diharapkan, dapat memanfaatkan fasilitas-fasilitas tersebut sebaik-baiknya. Terutama, untuk meningkatkan perekonomian, kesehatan, wisata dan pertanian.

“Dengan adanya akses-akses jalan tersebut dapat berfungsi bagi pengangkutan hasil pertanian dan ekonomi. Fasilitas kesehatan seperti posyandu dan poskesdes juga dapat berfungsi secara optimal,” tukasnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed