Kejari Evaluasi Penggunaan Dana Desa

Kejari Evaluasi Penggunaan Dana Desa

DIWAWANCARA: Kepala Kejaksaan Negeri Sumedang Riski Fahrudin dan Bupati Sumedang saat diwawancara awak media, kemarin (9/4). (IST)

PEWARTA: ATEP BIMO AS/SUMEKS

 

KOTA – Seluruh kepala desa se-Kabupaten Sumedang, mengikuti kegiatan evaluasi perencanaan, pemanfaatan dan pelaporan alokasi Dana Desa (DD) Tahun 2019, di Kantor IPP Kabupaten Sumedang, Selasa (9/4).

Kepala Kejaksaan Negeri Sumedang, Riski Fahrudin mengatakan, melalui evaluasi tersebut, pihaknya berharap bilamana ada kendala dalam penggunaan DD Tahun 2019 ini, dapat segera dikomunikasikan dengan pihak kejaksaan.

“Kejaksaan ini memiliki program ‘Jaga Desa’. Tugas kami membantu pemerintah dan seluruh desa yang ada di Kabupaten Sumedang agar dana yang telah digelontorkan pemerintah bisa berjalan dengan baik,” ujar Riski.

Riski menuturkan, selama Tahun 2018, pihaknya belum menerima laporan adanya penyalahgunaan Dana Desa di Kabupaten Sumedang. Riski juga mengimbau kepada para kepala desa, agar tidak takut dalam menggunakan Dana Desa selama tidak menyalahi aturan.

Dikatakan Riski, bilamana ada oknum-oknum yang menakut-nakuti tentang penggunaan Dana Desa, Kejaksaan Negeri Sumedang siap menerima laporan. “Misalnya ada oknum ormas atau oknum wartawan yang seperti itu, silahkan laporkan secara tertulis. Nanti akan kami klarifikasi agar tidak ada unsur fitnah,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Sumedang Doni Ahmad Munir berharap dana yang diturunkan kepada desa yang berkisar antara Rp 1-1,3 miliar dapat dialokasikan sesuai dengan perencanaanya yang dibahas sebelumnya pada musyawarah desa. Menurutnya, kegiatan ini berjalan lancar dan bisa memberikan edukasi kepada para kepala desa. “Sehingga tidak ada masalah hukum dan bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya. (atp)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.