Kemarau, Warga Ambit Manfaatkan Air Sungai

Kemarau, Warga Ambit Manfaatkan Air Sungai

warga Antre air bersih yang disalurkan anggota TNI/ILUSTRASI

Peliput/Editor: heri purnama/usep adhiwihanda

SUMEDANG – Pemerintah Desa Ambit, dengan warganya masih mengeluhkan kekeringan yang melanda pada kemarau tahun ini. Kesulitan air bersih di Aesa Ambit, semakin dirasakan banyak warganya hingga mengambil air dari Sungai Cicapar yang jaraknya ratusan meter dari pemukiman.

Kepala Desa Ambit, AA Rahma Sryana S E, memaparkan, bahwa di desanya setiap musim kemarau selalu kesulitan air bersih. Untuk mendapatkan air, warga harus membuat kolam atau sumur di Sungai Cicapar. “Biasanya warga membuat lubang besar sekitar satu meter untuk memanfaatkan resapan air yang ada di Sungai Cicapar,” ucapnya.

Lanjut dia, meskipun harus menempuh jarak ratusan meter ke sungai tersebut, masyarakat rela daripada mereka tidak bisa mandi dan mencuci pakaiannya. “Kalau sore, warga di sini berbondong-bondong pergi ke Sungai Cicapar untuk mencuci dan mandi,” kata dia.

Sementara itu, air untuk minum, warga bisa mengatasinya dengan membeli air isi ulang. Hanya saja sebagian warga yang mau menghemat, mengambil air untuk minum dari desa tetangga, seperti Desa Sukatali, di Blok Batu Nunggul. “Nah, kalau buat minum sebgaian warga ngambil dari desa tetangga, biasanya mereka ngambil malem-malem, mungin untuk menghindari antrean dan terik matahari,” jelasnya.

Diharapkan, untuk mengatasi kesulitan air, kedepannya warga meminta agar pemerintah bisa membuatkan pamsimas secepatnya. Sementara itu, menurut kades sudah diajukan dan akan segera dibuatkan sumur artesis oleh dinas terkait. Dan mudah-mudahan hal itu bisa jadi jalan keluar dari kekeringan ini.

Adapun sasaran pertama untuk program tersebut adalah 810 jiwa atau 300 kepala keluarga (KK). Untuk sisanya warga yang belum tercatat dalam perogram ini sekitar 400 KK, akan diusulkan kembali.

“Kita lihat dulu mana yang lebih membutuhkan, itu yang diutamakan, untuk selanjutnya kita akan coba ajukan lagi agar semua warga di desa ini bisa menikmati semuanya,” ucapnya. (eri)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.