Kembali ke Tempat Semula

KOTA – Setelah cukup lama bersekolah di tempat pengungsian yang berlanjut menumpang di sekolah lain, akhirnya ratusan siswa-siswi SDN Karang Mulya kembali belajar di tempat semula di Dusun Mulyasari, Desa Ciherang, Senin (24/10).

Kepala SDN Karang Mulya, Supiah S.Pd mengatakan, keputusannya untuk menempati kembali bangunan SDN Karang Mulya, berawal dari desakan para orang tua siswa yang menghendaki putra-putri mereka untuk belajar kembali di sekolah.

“Menanggapi desakan orang tua siswa, kami tidak begitu saja menuruti keinginan mereka. Namun yang kita lakukan koordinasi terlebih dahulu  dengan berbagai pihak
termasuk dinas pendidikan,” kata Supiah kepada Sumeks, Selasa (25/10) di ruang kerjanya.

Sambil menunggu keputusan dari yang berwenang, lanjut Supiah, proses belajar mengajar pun masih tetap berlanjut di SDN Pasanggrahan 1.

Namun, pada hari Senin (18/10) ibu kepala sekolah ini dikagetkan dengan adanya laporan kehilangan siswa.  “Dari dua ratusan siswa, yang mengikuti KBM pada waktu itu hanya tinggal 65 siswa saja,” katanya.

Dari informasi yang ia dapat, bolosnya ratusan siswa tersebut merupakan bentuk protes yang dilakukan para orang tua siswa karena menginginkan anak-anaknya bersekolah kembali di tempat semula, SDN Karangmulya.

“Keinginan nya yang kuat untuk bersekolah lagi disini (SD Karangmulya.red) pada hari Kamis (20/10) para orang tua siswa berduyun-duyun membersihkan seluruh ruangan kelas tanpa diminta oleh pihak sekolah,” katanya.

Setelah merundingkan dengan pihak UPTD dan dinas terkait, akhirnya disepakati mulai hari Senin (24/10) Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai kembali di SDN Karangmulya kendati sang kepala sekolah ini masih diselimuti rasa waswas akibat status wilayah tersebut yang masuk zona hijau atau berpotensi longsor.

Untuk mempertegas kepada pemerintah, kata Supiah, keinginan para orang tua siswa untuk pindah sekolah, kembali dilayangkan kepada Buapti Sumedang berikut tembusan kepada  Dinas Pendidikan termasuk Polres dan Kodim.

Ia menambahkan, dari jumlah keseluruhan 235 siswa SDN Karangmulya, kini yang tersisa hanya tinggal 204 siswa. “Lima siswa kelas VI pindah ke SDN Trijaya, Ujungjaya, 25 siswa dititipkan di jejumlah sekolah lain karena ikut orang tua dan satu orang lagi meninggal dunia,” katanya. (mg1)

Ikuti Kami di Sosial Media:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.