Kenalkan Budaya pada Anak

Peliput/Editor: Muhammad iqbal

Kenalkan Budaya pada Anak

TANDATANGAN: Ketua Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kabupaten Sumedang, Sumiati saat menandatangani surat kerjasama antara Himpaudi dengan Paguyuban Pasundan di Gedung KGS, Sabtu (13/8).(MUHAMAD IQBAL/SUMEKS)

KOTA – Berkurangnya nilai-nilai pengetahuan dan wawasan budaya lokal pada anak, dewasa ini semakin jelas terlihat. Sebab, masyarakat Indonesia sudah terpengaruhi oleh budaya luar. Sehingga, penerapan wawasan dan budaya lokal mesti dikenalkan kepada anak sejak dini. Demikian diungkapkan Ketua Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kabupaten Sumedang, Sumiati kepada Sumeks, Sabtu (13/8).

Untuk itu, kata dia, istilah-istilah Bahasa Sunda harus gencar diterapkan dalam segala kegiatan PAUD. Hal itu ditujukan untuk menciptakan pola asuh yang diterapkan untuk karakter Nyunda.

“Anak-anak harus tahu budaya lokalnya sendiri. Seringkali di PAUD istilah yang dipakai adalah bahasa asing, seperti good morning untuk selamat pagi dan sebagainya. Hal itu bisa dirubah dengan bahasa Sunda,” ujarnya kepada Sumeks , di sela-sela kegitan Himpaudi, Sabtu (13/8).

Menurutnya, usaha demikian dapat membentengi anak-anak dari pengaruh budaya luar di tengah-tengah kehidupan moderen mereka.

“Di zaman sekarang, banyak masukan-masukan budaya luar, kita harus bisa membentengi anak-anak dari pengaruh budaya luar itu,” ujarnya lagi.

Untuk mewujudkannya, kata dia, perlu pembiasaan, dukungan fasilitas sarana dan prasarana yang bertemakan budaya Sunda dan peran aktif dari guru orang tua. Ia menambahkan, peran orang tua dinilai sangat penting, dimana anak pada usia dini dapat menyerap informasi yang cepat dan menirukan apa yang dilakukan orang tuanya.

“Dalam hal ini, orang tua juga harus memberikan contoh yang baik. Jangan sampai guru atau orang tua menyuruh anak agar peduli budaya sunda, sedangkan dirinya malah asyik dengan kehidupan moderen seperti gemar berfoto selfie di depan anak dan mengupdate status di jejaring sosial,” pungkasnya. (iqi)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.