Kendala Biaya, Bilkis Dapat Kepedulian Banyak Pihak

Peliput/Editor: ASEP NURDIN/SUMEKS

Kendala Biaya, Bilkis Dapat Kepedulian Banyak Pihak

BERKUNJUNG: H Dony Ahmad Munir ST MM dan rombongan berkunjung ke kontrakan Anis ibu kandung Bilkis yang mengalami keterlambatan fungsi otak, kemarin.

Mengunjungi Kediaman Balita Penderita Keterlambatan Fungsi Otak

Kepedulian terus mengalir untuk Bilkis Sakila Maura. Balita asal Lingkungan Cipada Kelurahan Kota Kulon ini, mengalami keterlambatan fungsi otak. Lantas seperti apa saja tindakan yang diberikan. Berikut liputannya.

ASEP NURDIN, Kota

SIAPA pun, tak ingin bila anaknya lahir dengan kekurangan. Meski begitu, tetap harus disyukuri karena anak merupakan titipan sang maha pencipta.

Seperti dialami pasangan Anis Apriliani, 25 dan Dadan Priatna, 29, warga RT 03 RW 03 Lingkungan Cipada Kelurahan Kota Kulon. Anak pertamanya Bilkis Sakila Maura, 3, mengalami keterlambatan fungsi otak.

Sudah jelas, banyak biaya yang harus dikeluarkan keluarga ini untuk perawatan sang buah hati mereka. Namun karena rasa syukur dan sayang kepada anaknya, meski tergolong kurang mampu mereka pun mendapat kepedulian dari berbagai pihak.

Salah satunya, calon bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir ST MM yang juga Anggota DPR RI. “Ini harus ditangani secara intensif oleh pemerintah melalui Dinas Kesehatan atau rumah sakit umum. Sepengetahuan saya, pihak dinkes dan rumah sakit sudah menindaklanjuti. Mudah-mudahan segera pulih kembali,” kata Dony usai menyambangi tempat tinggal Bilkis dan memberikan santunan, Senin (6/11).

Selain calon bupati, perhatian pun datang dari Pemerintah Kelurahan Kota Kulon. Kepala Seksi (Kasi) Sosial Kelurahan Kota Kulon Dewi Sinta Rahayu SPd mengatakan, penyakit yang diderita Bilkis dipengaruhi keadaan tempat tinggal yang tidak layak huni.

“Tidak ada fentilasi udara, kotor, lembab serta ada hewan piaraan yang lokasinya sangat dekat dengan tempat tidur. Diperparah dengan keberadaan got di sekitar kontrakan,” katanya.

Pihaknya menyarankan kepada Anis ibu kandung Bilkis, untuk sesegera mungkin pindah kontrakan. Karena selain kotor, lingkungan tersebut kurang mendapatkan sinar matahari. Mengingat lokasi kontrakan yang di tempati Bilkis saat ini, terjepit bangunan rumah.

Secara kelembagaan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Baznas Kabupaten Sumedang, agar mendapatkan bantuan.

Di tempat sama, Bidan Kelurahan Kota Kulon Nia Supriati AM Keb, menuturkan bahwa selama ini pihaknya selalu memantau perkembangan Bilkis. Hal itu dilakukan, setiap kali ada agenda posyandu.

“Bahkan kader posyandu pun selalu memberikan laporan terkait perkembangan Bilkis,” sebutnya.

Menurut Nia, penyakit yang diderita Bilkis bukanlah gizi buruk. Melainkan hanya kekurangan gizi. Atau istilah dalam Kartu Menuju Sehat (KMS) disebut Bawah Garis Merah (BGM).

“Itu semua karena kurang asupan gizi, yang diakibatkan karena Bilkis tidak bisa mengunyah makanan,” tuturnya.

Sedangkan keterlambatan fungsi otak, bisa diakibatkan terinveksi virus pada saat dia masih bayi, atau masih di dalam kandungan.

Hal senada dikatakan Staf Gizi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Nina Triana. Dari hasil pemeriksaan secara fisik pada tubuh Bilkis, tidak ditemukan adanya tanda klinis gizi buruk.

“Bilkis hanya mengalami berat badan di bawah standar, dengan riwayat 1.000 hari pertama kehidupan yang tidak selamat. Pertama karena kontak ANC sudah lewat trimester awal, ibu hyperemesis tanpa koreksi asupan gizi, keterlambatan MPASI dan MPBA yang tidak tepat. Ini merupakan penyebab utama gagal tumbuh serta diperparah dengan kontrakan yang tidak layak huhuni,” terangnya.

Bilkis, kata Nina, sejak lahir sudah mengalami gangguan perkembangan akibat tidak mendapat stimulasi gizi dengan alasan kesulitan biaya.

“Untungnya Bilkis sudah memiliki jaminan kesehatan, sehingga dapat menerima layanan kesehatan di rumah sakit umum secara gratis,” ungkapnya.

Sementara itu Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Sumedang Ely Walimah SKM MSi mengaku, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial.

“Dewan hanya sebatas melakukan monitoring terhadap dinas yang bersangkutan,” katanya. (**)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js