oleh

Kesbangpol Akui Empat Warga Sumedang di Wamena, Dua Masih Tanda Tanya

-Headline-41 views

KOTA – Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumedang, Rohayah Atang mengaku, pihaknya baru mengantongi empat nama warga Sumedang, yang akan pulang dari Wamena Papua akibat kerusuhan beberapa hari yang lalu.

Keempat orang itu, diperkuat dengan kepemilikan KTP elektronik. Tiga dintaranya merupakan satu keluarga. Ridwansyah, 39, Faedah, 35 dan anaknya Enji Algifari yang baru berumur tiga tahun. 

“Mereka warga RT 02 RW 03 Dusun Babakan Cikamuning Desa Mekar Rahayu Kecamatan Sumedang Selatan,” katanya saat ditemui Sumeks di kantornya, Selasa (8/10).

Sedangkan satu orang lainnya, Beni Irawan, 40, yang hanya beda RT dengan Ridwansyah.  “Selain mereka, masih ada dua orang lagi. Tapi kami belum yakin, karena tidak ada KTP,” katanya seraya menyebutkan informasi tersebut berasal dari ketua posko keamanan di Wamena.

Terpisah, Kepala Desa Mekar Rahayu Kecamatan Sumedang Selatan Nana Mulyana membenarkan, jika ke empat orang tersebut merupakan warga Desa Mekar Rahayu, yang memang sudah terbiasa mencari nafkah di Wamena, sebagai pekerja kuli bangunan.

“Ridwansyah memang seorang mandor kuli bangunan, dia suka bawa orang dari Sumedang untuk bekerja di sana (Wamena, red),” katanya.

Termasuk dua orang yang tidak memiliki KTP, Wahyudin dan Firman. Untuk sementara Yana mengklaim bahwa yang bersangkutan berasal dari Sumedang.  “Nu dua urang teh candak anjeuna (Ridwansyah), ngan nu jelas mah sanes warga abdi,” katanya.

Para pekerja bangunan itu, kata Yana, sudah sejak lama bekerja di Wamena. Namun sejak setahun terakhir, mereka tidak pulang. Maka dengan kejadian itu, mereka memang sudah saatnya pulang kampung.

“Sekarang posisi mereka berada di Sentani, Jaya Pura, sore beli tiket (pesawat) dan keesokan harinya baru berangkat,” ujarnya.

Sedangkan untuk biaya perjalanan, semuanya ditanggung Ridwansyah. “Dia kan mandor,” katanya. (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed