Ketua Panwascam Jatinangor Dibegal

Peliput/Editor: IMAN NURMAN/SUMEKS

Ketua Panwascam Jatinangor Dibegal

KORBAN BEGAL: Ketua Panwascam Jatinangor Obi Rohiman menjadi korban begal di Pangkalan Ojeg Cikuda Desa Hegarmanah Kecamatan Jatinangor, Rabu (11/7) dini hari.(IMAN NURMAN/SUMEKS)

Previous Next

Gunakan Samurai, Pelaku Bawa Motor Korban

JATINANGOR – Nasib malang dialami Obi Rohiman. Ketua Panwascam Jatinangor ini, harus kehilangan sepeda motor Honda Vario warna putih biru Nomor Polisi Z 6420 BT lantaran dibegal dua orang tak dikenal. Aksi kriminal ini, terjadi di Pangkalan Ojeg Cikuda Desa Hegarmanah Kecamatan Jatinangor, Rabu (11/7) dini hari.

Sadisnya, pelaku membawa senjata tajam dan menghenaskan ke badan korban. Beruntung, karena kesigapan korban, Obi berhasil selamat dari sabetan samurai.

“Kronologis kejadian, ketika jam 01.00 saya posisi lagi di Jalan Dusun Narongtong Desa Hegarmanah. Begitu posisi sampai di Pangkalan Ojek Cikuda, saya berhenti sejenak dengan maksud nge-WA istri saya memberitahukan akan pulang. Posisi motor dalam keadaan mesin menyala,” katanya.

Saat sedang ng-WA, tiba-tiba datang dua orang lelaki memakai motor berboncengan. Salah seorang pelaku dengan cepatnya menghampiri dan menghempaskan samurai ke arah badannya.

“Dengan respek, saya menghindari serangan tersebut, sampai saya terjatuh dan pelaku terus mengejar saya sambil menghempaskan samurainya. Waktu itu posisi saya dalam keadaan jatuh,” ujarnya.
Merasa korbannya sudah tak berdaya, pelaku langsung balik arah dan membawa kabur motor korban.

“Sabetan samurai yang bertubi-tubi, alhamdulillah tidak mengenai anggota tubuh saya. Cuman kondisi kaki yang memar dan luka serta celana jeans saya robek akibat jatuh ke aspal untuk menghindari hempasan-hempasan samurai tersebut,” jelas Obi.

Dia mengungkapkan ciri-ciri pelaku, usia sekitar 25 sampai 28 tahunan. Gestur tubuh tinggi sedang, sekitar 173 centimeter, muka putih dan rambut pendek lurus.

“Pelaku lari ke arah Bandung dan menggunakan motor matik juga,” tandasnya.
Terpisah Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo membenarkan adanya aksi pembegalan tersebut.

Kasusnya sebut Hartoyo, saat ini tengah ditangani pihak kepolisian. Pada kesempatan itu Kapolres mengimbau agar masyarakat tetap waspada terutama saat beraktivitas malam hari, hal ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Pihaknya juga akan meningkatkan kemanan, terutama di lokasi lokasi yang dianggap rawan kejahatan. (imn/her)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js