Kinerja Pemerintah Desa Cikeusi dalam Merealisasikan Program Rutilahu

Peliput/Editor: HERI PURNAMA/SUMEKS

Kinerja Pemerintah Desa Cikeusi dalam Merealisasikan Program Rutilahu

LIHAT PEREHABAN: Pemerintah Desa Cikeusi didampingi Koramil Darmaraja melihat proses perehaban rutilahu, kemarin.

Bertekad Bersihkan Wilayahnya dari Rumah Kumuh

Pemerintah Desa Cikeusi Kecamatan Darmaraja, terus berupaya membrantas rumah tidak layak huni (rutilahu) ada di wilayah desanya. Berbagai macam cara dilakukannya, untuk mendapat peluang bisa merealisasikan harapan warganya. Berikut liputannya.

HERI PURNAMA, Darmaraja

SELASA (19/12) pagi kemarin, cuaca redup disertai dengan rintik hujan. Meski begitu, kondisi ini tak menyurutkan Sumeks untuk beraktivitas menelusuri setiap sudut wilayah desa yang tak jauh dari pusat kota Kecamatan Darmaraja.

Tak berselang lama perjalanan, sampai di Desa Cikeusi Kecamatan Darmaraja. Nampaknya, banyak aktivitas juga di desa ini. Masyarakatnya pun ada yang tengah disibukan dengan aktivitas perehaban belasan rutilahu.

Ditemui, Kepala Desa Cikeusi Tajudin SHut menjelaskan, bahwa ada 18 rumah yang mendapat bantuan perehaban dari pemerintah yang sumber anggarannya dari APBN yang diawasi dan difasilitasi TNI. Dalam hal ini, pihak desa hanya monotori pencairan anggaran yang masuk ke rekening Lembaga Pemerdayaan Pemerintah (LPM) yang diteruskan ke pihak matrial untuk pengadaan barang.

“Ada 18 rumah yang dapat bantuan perehaban dari pemerintah. Sekarang dikerjakan oleh swadaya masyarakat dan TNI,” ucapnya.

Menurutnya, dari jumlah warga yang menerima bantuan tersebut masing-masing mendapatkan Rp 12.700.000. Namun bantuan tersebut tidak berbentuk uang, tapi berbentuk bahan bangunan.

“Warga hanya menerima bahan bangunannya saja, tidak menerima berbentuk uang,” tuturnya.

Kades menilai, dengan adanya bantuan dari pemerintah untuk bantuan rutilahu, tentu meringankan tugas desa untuk membantu masyarakatnya. Meski masih banyak lagi rumah yang masuk ke dalam kategori tidak layak huni, pihak desa akan terus memprioritaskan penganggaran untuk hal itu dari Dana Desa melalui program rumah sehat.

“Kita akan coba untuk terus membidik rumah-rumah yang tidak layak huni,” jelasnya.

Disebutkan, kondisi dan suasana wilayah desa akan terlihat segar dan asri jika sudah terbebas dari rumah-rumah yang kumuh atau tidak layak huni. Dan dikatakan pula, wilayah yang paling banyak terdapat rumah tidak layak huni yaitu di Dusun Citembong Girang.

“Sementara ini yang masih terlihat kumuh yaitu wilayah Dusun Citembong Girang,” ucapnya.

Dia menambahkan, sebelumnya pihak desa sudah melakukan upaya untuk merehab beberapa rumah tidak layak huni dari DD melalui program rumah sehat.

“Kita juga sudah sempat memberikan manfaat untuk warga dengan membantu prehaban rumahnya,” tuturnya.

Di tempat sama, Danramil 1010 Kapten Inf Dede Bahrudin menuturkan bahwa di Darmaraja ada enam desa yang mendapat program perehaban rumah tidak layak huni. Di antaranya Desa Darmajaya, Cikeusi, Cipeuteuy, Sukaratu, Darmaraja dan Neglasari.

“Ada enam desa yang dapat program ini. Mudah-mudahan bisa bermanfaat,” harapnya. (eri)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.