Komisi C Mediasi Kisruh Karyawan

Komisi C Mediasi Kisruh Karyawan

MEDIASI: Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Sumedang memfasilitasi sejumlah karyawan PT Adira Semesta Industry untuk mediasi dengan Dinsosnaker, kemarin. (SOBAR BAHTIAR/SUMEKS)

Peliput/Editor: Sobar Bahtiar/iman nurman

KOTA- Menyikapi keluhan karyawan PT Adira Semesta Industry tentang adanya pemberhentian kepada tiga karyawannya, Komisi C DPRD Kabupaten Sumedang langsung mengadakan mediasi di Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan, Senin (19/10).

Dari hasil mediasi tersebut, perusahaan yang bersangkutan memberhentikan ketiga karyawannya tersebut dengan alasan habis masa kerja. Namun setelah ditelusuri ternyata di perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kulit ini, tidak ada Perjanjian Kerja Bersama.

Menanggapi hal tersebut, Iwan Nugraha selaku Wakil ketua Komisi C yang hadir dalam mediasi tersebut meminta agar keduabelah pihak menyelesaikan secara musyawarah terlebih dahulu.
“Saya menganjurkan untuk menyelesaikan masalah ini secara musyawarah dulu dan mencari win-win solution,“ katanya.

Seperti diketahui, jika PT Adira tidak memiliki surat Perjanjian Kerja Bersama dimana hal tersebut sangat penting untuk dimiliki bagi setiap perusahaan. Perjanjian Kerja Bersama (PKB) merupakan suatu kesepakatan secara tertulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang dibuat secara bersama-sama antara pengusaha atau beberapa pengusaha dengan organisasi serikat pekerja atau gabungan organisasi serikat pekerja yang sudah terdaftar pada instansi yang bertanggung jawab dibidang ketenagakerjaan.

Disamping itu, serikat pekerja juga menginginkan jika ketiga karyawan tersebut yang sudah bekerja selama 7 hingga 8 tahun ini untuk tidak di PHK atau diberhentikan. Sebab ketiga pekerja tersebut sedang dalam proses produksi yang seharusnya memang pekerja tetap.
Bahkan hal senada juga disampaikan oleh Iwan yang meminta agar antara serikat dan perusahaan dapat menyelesaikan secara Bipartit.

“Kami hanya menyarankan kepada pihak serikat dan perusahaan untuk menyelesaikan masalah ini secara Bipartit, dan perusahaan sebaiknya jangan dulu melakukan PHK atau pemberhentian sebelum menyelesaikan Perjanjian Kerja Bersama di PT Adira tersebut, ” pungkasnya. (bay)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.