Koperasi Syariah Persempit Aktivitas Rentenir

Peliput/Editor: ASEP NURDIN

Koperasi Syariah Persempit Aktivitas Rentenir

SAMBUTAN: Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir ST MM saat memberikan sambutan. (Foto: ASEP NURDIN/SUMEKS)

KOTA – Koperasi Masjid syariah dinilai dapat menjadi solusi, dalam mewujudkan fungsi Masjid, sebagai alat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Hal itu dikatakan Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir, usai membuka acara Pelatihan Pembentukan Koperasi Syariah Masjid Besar se Kabupaten Sumedang, Senin (5/11) di Hotel Asri Plaza Asia Sumedang.

Kata dia, fungsi Masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah shalat saja, namun ada fungsi muamalah yang berkaitan dengan pemberdayaan sosial ekonomi umat.

“Berangkat dari fungsi masjid dan kondisi jemaah, maka masjid dapat menjadi solusi dalam pemecahan problematika sosial ekonomi,” katanya.

Oleh karrna itu, pihaknya akan menjadikan koperasi syariah masjid besar se Kabupaten Sumedang, sebagai salah satu program unggulan dari visi Sumedang Simpati.

Saat ditanya, mengapa harus koperasi? Dony menjawab, karena koperasi didirikan atas dasar keluargaan dan gotong royong.

“Hal ini sesuai dengan prinsip jemaah Masjid, dimana satu sama lain merupakan satu ikatan,” tuturnya.

Sedangkan mengapa harus berpola syariah? Karena dalam syariah tidak mengenal bunga. Melainkan bagi hasil atas usaha dari badan tersebut.

Berbeda dengan pola ekonomi konvensioanal, yang mengenal bunga atas uang atau barang yang dipinjamkan.

“Yang jelas, koperasi syariah dapat membantu masyarakat dalam menghindari praktek rentenir,” katanya.

Di tempat sama, Kepala Dinas Koperasi Perdagangan dan Industri Dadang Sukma menyebutkan, peserta yang mengikuti pelatihan pembentukan koperasi syariah, terdiri dari calon ketua, sekretaris dan bendahara dari 26 kecamatan.

“Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari kedepan. Setelah pelatihan usai, para peserta akan melakukan kunjungan ke Kabupaten Bekasi,” katanya.

Kunjungan tersebut, dalam rangka meningkatkan wawasan tentang koperasi berbasis Masjid, yang sudah berkembang di Bekasi. (nur) 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.