oleh

Korona Goyang Sektor Pertanian

Harga Ubi Hanya Rp 2 Ribu/Kg

SUMEDANGEKSPRESE.COM , RANCAKALONG – Sejumlah petani di Kecamatan Rancakalong mengalami kerugian di masa pandemi Covid-19.

Petani Ubi asal Rancakalong Aa Hartaman mengatakan, memasuki musim panen saat ini, harga ubi yang ditanamnya hanya berkisar Rp2.000 hingga Rp 3.000 per kilogram.

“Dengan harga yang teramat rendah itu, kami merugi lantaran hasil yang didapat tidak sesuai dengan biaya tanam yang dikeluarkan,” ujarnya kepada Sumeks, Selasa (15/9).

Baca juga :
Petani Sirnasari Diminta Perhatikan Saluran Irigasi

Hartaman membenarkan, penurunan harga ubi juga disebabkan dampak pandemi Covid-19. Sehingga, daya beli masyarakat pun menurun drastis.

“Padahal pertanian sangat menjanjikan karena semua penduduk butuh makan, butuh pangan dan gizi yang cukup,” terangnya.

Oleh sebab itu, para petani di Kecamatan Rancakalong berharap agar pandemi Covid-19 yang telah menggoyang sektor pertanian dapat segera berakhir.

“Harapan saya, semoga pandemi ini cepat berakhir dan semua sektor pertanian mulai dari harga hingga yang lainnya bisa normal kembali seperti semula,” tuturnya. (cr1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.