KPU Minta Seluruh Paslon Serahkan Akun Medsosnya

KPU Minta Seluruh Paslon Serahkan Akun Medsosnya

PASLON: Seluruh pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumedang dinyatakan KPU belum mengirimkan akun media sosial yang digunakannya untuk sosialisasi. (DOK.SOBAR/SUMEKS)

PEWARTA: SOBAR BAHTIAR/SUMEKS

SESUAI ATURAN

KOTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang, menyebutkan bahwa lima pasangan calon kepala daerah Sumedang belum mengumpulkan akun media sosial (medsos) yang digunakannya untuk sosialisasi, sesuai peraturan yang telah ditetapkan.

Hal tersebut dikatakan Divisi Logistik pada KPU Sumedang Usman Ruhiyat. Hingga saat ini pihaknya belum menerima satupun akun medsos dari tim sukses paslon. Padahal, Usman menyampaikan jika hal itu perlu dilakukan, berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (PKPURI) Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota.

“Belum ada satupun yang menyerahkan akun. Padahal dirinya sudah memberitahukan terkait itu sebelumnya,” katanya kepada Sumeks, kemarin (25/2).

Usman menuturkan, dengan pengumpulan akun medsos tersebut agar para paslon dapat berkampanye dengan menggunakan akun yang resmi dan sudah terdaftar di KPU.

“Ya, saya berharap sesegera mungkin kalau punya akun resmi segera daftarkan,” sebut Usman.
Sementara itu, Ketua KPU Sumedang Hersa Sentosa menyebutkan, dirinya tidak mengetahui persis apakah ada yang mendaftar atau tidak terkait akun tersebut. Dan jika memang hingga saat ini belum ada yang memberikan, pihaknya akan segera memanggil timses paslon untuk minta klarifikasi ada tidaknya akun resmi yang dimiliki oleh paslon ataupun timses.

“Kalau berdasarkan PKPU Nomor 4 tahun 2017, kalau yang punya akun resmi kan wajib menyerahkan ke KPU. Nah kita nanti akan klarifikasi kembali,” tuturnya.

Berdasarkan pantauan Sumeks, hampir semua pendukung pasangan calon tampak gencar mengkampanyekan jagoannya melalui akun medsos. Baik yang mengatasnamakan relawan ataupun simpatisannya.

“Padahal dalam PKPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Pasal 47 khususnya ayat (3) menyebutkan Partai Politik atau Gabungan Partai Politik, Pasangan Calon dan/atau Tim Kampanye wajib mendaftarkan akun resmi di media sosial sebagaimana dimaksud pada ayat (2) kepada KPU Provinsi/KIP Aceh atau KPU/KIP Kabupaten/Kota sesuai dengan tingkatannya paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan Kampanye,” tuturnya menjelaskan. (bay)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.