KPU Selektip Jelang Penyerahan Dukungan

KPU Selektip Jelang Penyerahan Dukungan

Komisioner KPUD Sumedang Junan Junaidi saat ditemui diruangan kerjanya.

PEWARTA: SOBAR/SUMEKS

KOTA – Jelang dibukanya pendaftaran pasangan calon (paslon) bupati dan wakil dari jalur perseorangan, Kepala Divisi Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang Junan Junaedi menghimbau agar para paslon segera melengkapi administrasi persyaratan Peraturan KPU nomor 3 tahun 2017 tentang pencalonan.

Junan menerangkan, KPUD Sumedang akan segera membuka pendaftaran bakal calon perseorangan mulai tanggal 25 November mendatang.

“Penyerahan dokumen persyaratan dari paslon akan mulai pada tanggal 25 sampai 29 November 2017 mendatang,” kata Junan kepada Sumeks, Selasa (15/11) lalu.

Setelah menerima syarat dukungan, lanjut Junan, yang akan dicek pertama kali saat penyerahan adalah jumlah minimal dan sebarannya. Lalu, KPU akan melakukan analisis kegandaan dengan silon. Selanjutnya, diserahkan ke PPS untuk dilakukan verifikasi faktual.

“Setelah di verifikasi faktual akan direkap ditingkat kecamatan. Apakah ditolak atau diterima dukungannya itu. Kemudian, direkap ditingkat kabupaten,” ujarnya.

Sementara itu, kata Junan, bilamana masih ada kekurangan, KPU akan memberikan ruang perbaikan selama tiga hari. Bahkan, apabila ada kekurangan jumlah syarat dukungan, maka dimasa perbaikan pasangan calon wajib mengembalikan ke KPU dengan jumlah dua kali lipat dari yang dicoret.

“Oleh sebab itu, yang harus diperhatikan oleh pasangan calon didalam penyerahan syarat dukungan ke KPU adalah syarat minimal jumlah dukungan sekitar 62.859 se Kabupaten Sumedang. Lalu Form B1 KWK (surat pernyataan dukungan) beserta KTP Elektroniknya, sebaran wilayahnya untuk Kabupaten Sumedang minimal harus ada di 14 kecamatan. Terakhir, soft copy rekap dukungan diunggah di Silon (sistem informasi pencalonan) KPU,” jelasnya.

Adapun permasalahan yang kerap terjadi selama ini, terang Junan, salah satunya adalah dalam hal pengunggahan kedalam aplikasi Silon (Sistem Pencalonan).

“Selama ini yang sering menjadi kendala berada di KTP elektronik dan dalam pengunggahan di Silonnya. Tapi, KPU sudah melakukan sosialisasi dan membuka Help Desk pencalonan di kantor KPU Sumedang yang siap setiap saat dihubungi,” terang Junan.

Terkait kemungkinan siapa saja yang akan mendaftar dari jalur perseorangan, Junan mengaku bahwa KPU bukan ada pada posisi untuk memprediksi. Melainkan, hanya penerima pendaftaran saja.

“Kami tidak bisa menentukan itu. Tapi kalau untuk perseorangan yang sudah konsultasi ke KPU diantaranya timnya Zaenal Alimin, Setya Widodo, Ecek Karyana, H Oom Supriatna dan Uteng Nurhayat. Yang tidak datang itu timnya pak Ade Guntara,” tandasnya. (bay)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.