Lebih Dekat dengan Komunitas UMKM Barokah Conggeang

Peliput/Editor: ASEP HERDIANA/SUMEKS

Lebih Dekat dengan Komunitas UMKM Barokah Conggeang

SILATURAHMI: Bupati Eka Setiawan bersilaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Conggeang sekaligus meresmikan Komunitas UMKM Barokah Desa Conggeang Kulon Kecamatan Conggeang, beberapa waktu lalu.

Sebuah Wadah Meningkatkan Perekonomian Kerakyatan

Keberadaan Komunitas UMKM Barokah di Kecamatan Conggeang, baru seumur jagung. Peresmiannya pun baru dilakukan akhir pekan lalu oleh Bupati Eka Setiawan. Namun, komunitas ini mempunyai cita-cita yang luhur, yaitu meningkatkan perekonomian kerakyatan. Berikut catatannya.

ATEP BIMO AS, Conggeang

KOMUNITAS UMKM Barokah di Dusun Kawungluwuk Desa Conggeang Kulon Kecamatam Conggeang, belum lama ini telah diresmikan. Meski terhitung baru sebentar, keberadaan Komunitas UMKM Barokah menurut Dewan Pembina UMKM Sumedang sekaligus anggota DPRD Sumedang dari komisi D Titus Diah, merupakan salah satu cara meningkatkan perekonomiam kerakyatan.

Titus mengatakan, kegiatan UMKM Barokah terselenggara berkat antusias serta partisipasi masyarakat yang begitu tinggi. Sehingga dirinya pun menilai, seluruh rangkaian kegiatannya dapat berjalan dengan cukup sukses dan telah berhasil menyedot animo masyarakat.

“Kegiatan yang diselenggarakan adalah murni berkat partisipasi serta kebersamaan dari masyarakat yang tergabung ke dalam Komunitas Barokah. Mereka telah dengan antusias menyiapkan segala sesuatunya,” ungkap Titus.

Namun demikian, Titus juga tidak menampik apabila diperlukannya campur tangan dari pemerintah. Hingga tujuannya untuk turut meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pembentukan Komunitas Barokah, dapat terwujud.

“Tentu, demi tercapainya tujuan dari dibentuknya komunitas UMKM ini, maka dibutuhkan adanya dukungan yang diberikan oleh segenap elemen pemerintah. Mulai dari tingkat RT, RW, desa, kecamatan hingga kabupaten,” imbuhnya.

Senada dengan Titus, Camat Conggeang Bambang Kustiantoro mengemukakan demi tercapainya cita-cita dibentuknya komunitas UMKM di wilayahnya, diperlukan dukungan dari berbagai pihak. Dengan begitu, produk-produk UMKM ini dapat bersaing dengan produk UMKM dari daerah lain.

“Kami tidak menampik kalau produk UMKM kami masih banyak terdapat kekurangan. Untuk itu, mudah-mudahan dengan hadirya bupati Sumedang di tempat ini, bisa menjadi sebuah motivasi. Khususnya bagi pelaku UMKM agar bisa lebih bersemangat lagi,” ujar Bambang.

Selepas meresmikan keberadaan komunitas UMKM Barokah, Bupati Eka menilai produk-produk yang dimiliki UMKM Barokah, seperti halnya produk kuliner maupun kerajinan sudah sangat luar biasa. Setelah melihat langsung, Eka menilai berbagai produk yang dihasilkan Komunitas Barokah ini sangat istimewa.

“Tinggal adanya semacam bimbingan dan pelatihan dari SKPD terkait. Dalam hal ini, Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan UMKM, agar produk yang dihasilkan lebih bagus lagi. Baik dari segi kemasan dan lainnya,” tandasnya.

Dalam kegiatan itu, bupati juga menyerahkan secara simbolis penghargaan kepada beberapa anak yang berhasil menjadi juara pada perlombaan mewarnai tingkat PAUD dan TK yang dilaksanakan pada pagi harinya. Pada lomba itu, sebanyak 250 orang siswa PAUD dan TK menjadi peserta.

Eka Setiawan juga menyerahkan akad perjanjian Kredit Kusumah milik Bank Sumedang kepada masing-masing kelompok UMKM. Dimana setiap kelompoknya, mendapatkan kredit sebesar lima juta rupiah dengan bunga yang tergolong ringan, yakni sekitar 0,5 persen per bulannya. (**)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js