Lihat Nih, LKM UPI Sumedang Padati Jalan Protokol

**Tunggu Dulu, Mereka Cuma Simulasi Kok

Mahasiswa identik dengan golongan terpelajar dan sikap kritisnya. Tak jarang mahasiswa sering disebut-sebut sebagai pelopor tegaknya keadilan. Maka, tak heran jika mereka kerap menggelar unjuk rasa. Seperti yang dilakukan mahasiswa UPI Sumedang.
ASEP NURDIN, Kota

SEBANYAK 273 mahasiswa semester II dan IV  Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kampus Sumedang mengikuti Latihan Kepemimpinan Mahasiswa (LKM) tahun 2017 yang dipusatkan di Kampus UPI, Jalan Mayor Abdurrahman Nomor 211 Kelurahan Kota Kaler Sumedang Utara.

LKM ini merupakan tindak lanjut dari kaderisasi sebelumnya dengan tujuan untuk mencetak pemimpin-pemimpin di masa yang akan datang, baik menjadi seorang pemimpin di sekitar kampus, terlebih saat mereka terjun di tengah masyarakat.

Ketua panitia penyelenggara LKM, Engkus Kustian mengatakan, selain mencetak mahasiswa menjadi seorang pemimpin, kegiatan ini juga merupakan salah satu persyaratan untuk mengikuti beberapa keorganisasian di kampus.

“Jika tidak mengikuti kaderisasi kepemimpinan, secara otomatis tidak akan bisa masuk ke Ormawa, KMKM dan lain sebagainya, karena mahasiswa yang telah mengikuti kegiatan ini akan mendapatkan sertifikat yang nantinya akan dipakai beberapa persyaratan,” ucapnya.

Acara yang berlangsung selama dua hari ini, diisi dengan sejumlah kegiatan, diantaranya pemaparan materi tentang kepemimpinan dari beberapa nara sumber yang kompeten. 

“Mereka juga mengikuti simulasi unjuk rasa baik di dalam kampus maupun turun langsung ke jalan raya. Disana kita ajarkan bagai mana tatacara menyampaikan aspirasi kepada pemerintah dengan baik dan benar, termasuk mengantisipasi adanya provokator yang menyusup kedalam barisan pengunjuk rasa,” terangnya.

Termasuk juga memperkenalkan tata cara jalannya persidangan. “Kami optimis, setelah mengikuti latihan kepemimpinan ini, mereka akan memiliki ilmu sebagai bekal pada saatnya nanti terjun di masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu salah seorang peserta pelatihan kepemimpinan mahasiswa, Agnianisa mengaku senang dengan kegiatan tersebut, pasalnya banyak wawasan dan pengerahuan yang diraih.

“Alhamdulillah kami banyak tahu berbagai ilmu, baik tata cara berunjuk rasa ataupun jalannya persidangan,” katanya. (**)

Ikuti Kami di Sosial Media:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.