Mahasiswa Baru Ikuti Prosesi PMB

Peliput/Editor: ERWIN MINTARA D. YASA/SUMEKS

Mahasiswa Baru Ikuti Prosesi PMB

PROSESI PMB: Para mahasiswa baru Unpad mengikuti prosesi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di Kampus Jatinangor, kemarin (27/8). (ERWIN MINTARA D. YASA/SUMEKS)

SUMEDANG – Mahasiswa Baru Universitas Padjadjaran (Unpad) Tahun Akademik 2018/2019, mengikuti prosesi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di Kampus Jatinangor, Senin (27/8). Prosesi PMB, dipimpin langsung Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad.

Saat menyampaikan pidato Rektor menyebutkan, sebanyak 69.009 orang melamar menjadi mahasiswa Unpad melalui jalur SNMPTN dan 113.127 lewat SBMPTN. Ini berarti, hanya sekitar 3,3 persen yang lolos dari jalur SNMPTN dan 4 persen dari jalur SBMPTN.




“Hal ini menempatkan Unpad menjadi perguruan tinggi terfavorit di Indonesia dengan jumlah peminat terbanyak selama tujuh tahun berturut-turut,” jelas Rektor.

Prof. Tri Hanggono Achmad menerangkan, posisi Unpad yang telah diakui sebagai World Class University pada pemeringkatan dunia versi QS World University Rankings 2019. Unpad meraih peringkat ke-4 tingkat nasional dan masuk pada rentang 651-700 dunia. Hal ini merupakan pengakuan akan peningkatan reputasi akademik Unpad.

Sebagai bekal mencapai kompetensi dan mewujudkan cita-cita mahasiswanya, Unpad telah menerapkan pendekatan pembelajaran transformatif, yaitu pembelajaran yang berorientasi pada perubahan Frame Of Refference.

Pendekatan ini akan mendidik dan membimbing mahasiswa agar lebih kritis, inovatif, memiliki kepekaan rasa dan lingkungan sosial, keterampilan, serta kemampuan sesuai bidang keilmuannya.

“Implementasi transformative learning yang saudara-saudara akan peroleh selama menimba ilmu di Unpad diawali dengan Program Tahapan Persiapan Bersama dan mata kuliah OKK yang diarahkan untuk membentuk para mahasiswa memiliki kepekaan dan kreativitas untuk menyajikan solusi-solusi atas permasalahan aktual di lingkungan melalui kajian atas 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” imbuh Rektor.

Lebih lanjut Rektor menjabarkan, berbagai kebijakan akademik seperti digitalisasi dokumen pembelajaran secara terintegrasi melalui Sistem Informasi Administrasi Terpadu (SIAT), pembaruan teknologi dan media pembelajaran melalui pengembangan Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), e-learning, penyediaan mata kuliah elektif dan open extended campus.

“Re-design dan implementasi kurikulum program studi harus kekinian dan sesuai dengan tuntutan zaman now,” ujar Rektor.
Melalui Pola Ilmiah Pokok “Bina Mulia Hukum dan Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Nasional” Unpad bertekad untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan akademik dan karakter.

Selain itu, Unpad senantiasa menjalankan transformasi sistem pendidikan menggunakan nilai-nilai luhur budaya Sunda dan organisasi Unpad yaitu Responsible, Excellent, Scientific Rigor, Profesional, Encouraging, Creative, and Trust (RESPECT).

Di hadapan mahasiswa baru, Rektor mendorong para mahasiswa untuk mampu meraih prestasi akademik. Prestasi tersebut diantaranya mampu lulus tepat waktu, mampu berkontribusi bagi masyarakat, serta menjadi kebanggaan orang tua.

“Semakin lambat saudara lulus dari Unpad, berarti saudara mengurangi peluang adik-adik saudara untuk lebih banyak berkesempatan sekolah di Unpad,” kata Rektor.

Secara keseluruhan, Unpad menerima 8.408 mahasiswa baru tahun akademik 2018/2019 dari seluruh program. Jumlah tersebut terdiri dari 6.299 dari jenjang Sarjana, 659 jenjang Sarjana Terapan, 125 jenjang Profesi, 216 jenjang Spesialis, 848 jenjang Magister, dan 261 jenjang Doktor.

Acara prosesi PMB ini dihadiri oleh para kepala daerah atau perwakilan dari 27 kota/kabupaten se-Jawa Barat. Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga memberikan apresiasi kepada Kepala Program Studi dan mahasiswa yang berhasil mendulang prestasi. (erwin/job)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.