oleh

Manfaatkan Program Kredit Mudah

KOTA – Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Sumedang menggulirkan kredit modal usaha mikro yang dinamakan Kusuma (Kredit Usaha Senyum Manis).

Program tersebut sebagai implementasi Visi Sumedang 2013-2018 yaitu Sumedang Senyum Manis yang salah satu misinya adalah mengembangkan perekonomian yang berdaya saing dan berkeadilan, serta memberdayakan dan melindungi kelompok-kelompok usaha kecil menengah.

Direktur Bank Sumedang, Yanti Krisyana Dewi mengungkapkan, khusus kredit Kusuma penyerapannya sudah mencapai sekitar Rp 681 juta di tahun 2017 dengan berjumlah 470 nasabah Kusuma yang tersebar di beberapa kecamatan Kabupaten Sumedang.

“ Sesuai dengan tujuannya, kredit Kusuma ini ada untuk membantu para pelaku UKM yang kesulitan mendapatkan modal di perbankan, dengan syarat yang lebih ringan,” terang Yanti, saat ditemui di kantornya.

Yanti mengungkapkan, penyerapan kredit tersebut berasal dari dana Chanel dari Pemkab Sumedang sebesar Rp 1 Miliar yang di khususkan untuk Kusuma. Dari nilai Rp 1 miliar itu, saat ini sudah bertambah menjadi asset Rp 1,121 miliar, dengan perhitungan bunga tidak lebih dari 6 persen per tahun.

Proses kreditnya pun relative singkat, dengan persyaratan agunan yang mudah yang masih bisa menggunakan Letter C.

“ Laba yang dihasilkan sekitar Rp 121 juta dari dana channeling Rp 1 miliar. Untuk prosesnya relative singkat dan agunan juga kita permudah, seperti leter C, kita masih bisa kredit sampai Rp 10 juta, AJB bisa sampai Rp 100 juta,” lanjut Yanti yang sudah beberapa kali mendapatkan penghargaan di bidang pengelolaan perbankan ini.

Lebih lanjut, Yanti mengungkapkan, Kredit Kusuma bertujuan untuk melepaskan pengusaha kecil dari jeratan rentenir dengan memberikan pinjaman dengan suku bunga rendah dan berbagai kemudahan lainnya.

Selain untuk memberdayakan usaha mikro, kredit tersebut dimaksudkan untuk membentuk pola pikir pengusaha mikro yang tidak bankable menjadi bankable.

“Nominal kredit yang disalurkan mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 3 juta. Dasar digulirkannya program tersebut adalah Keputusan Bupati No. 539/Kep.313-HUK/2013 tentang Penunjukkan PD BPR Sumedang sebagai Bank Pelaksana Pengelola Dana Bergulir bagi Usaha Mikro, “ katanya.

Kredit ini difokuskan bagi pengusaha mikro untuk penguatan modal agar usahanya berkembang. Oleh karena itu, sasarannya adalah usaha mikro yang bergerak di sektor produktif dan tidak sedang menerima fasilitas kredit dari lembaga keuangan bank.

Selain bunganya yang sangat ringan dan flat yakni hanya 6 % per tahun atau 0,5 % per bulan, peminjam juga dimudahkan dengan tidak adanya agunan dan persyaratan administratif yang ringan yaitu cukup dengan identitas calon debitur berupa KTP, pas foto, KK (kartu keluarga), surat keterangan usaha, dan surat nikah/ijazah terakhir.

“Program Kusuma bukan ditekankan kepada profit oriented melainkan lebih kepada memberikan kemanfaatan yang optimal bagi masyarakat dengan meningkatkan akses pembiayaan usaha mikro. Melalui kredit tersebut diharapkan para pengusaha kecil berkembang dan maju sehingga tidak hanya bisa menambah penghasilan bagi keluarganya tetapi juga mampu mengembangkan usahanya dalam skala lebih besar, “ katanya.

Sementara itu, salah satu Nasabah, Taufik (43) mengungkapkan, sangat terbantu dengan adanya program Kusuma ini, sebab dengan persyaratannya mudah dan proses kreditnya cepat, bisa menambah permodalan usahanya.

“Saya sangat terbantu, beberapa kali ditolak bank karena tidak ada agunan sertifikat atau yang lainya. Kali disini cuma ijazah saja sudah bisa dapat moal,“ kata pengusaha beras itu. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed