Maruarar Soroti Perkembangan Tomo

TOMO – Perkembangan suatu daerah menjadi kawasan industri dipastikan mempunyai dampak sosial. Diantaranya, terkait masalah kepemilikan tanah. Hal itu disampaikan anggota DPR RI Maruarar Sirait SIP saat berbincang dengan Sumeks usai acara reses di Desa Tolengas Kecamatan Tomo, belum lama ini.

Menurut Bang Ara, panggilan Maruarar Sirait, sebelum Tomo menjadi kawasan industri, masyarakat harus banyak diedukasi bagaimana mensertifikatkan tanahnya. Kedepannya, tanah-tanah tersebut bisa disewakan ataupun bekerjasama dengan pihak pengusaha untuk menanamkam modalnya, jangan seluruhnya dijual.

“Rakyat harus faham dan mengerti terkait hal itu,” ujar Bang Ara.

Ia menuturkan, masyarakat juga dalam menggunakan uang hasil penjualan tanah diharapkan tidak konsumtif. Misalnya, uangnya bisa dipakai usaha atau membelikan tanah lagi.

“Hal itu tentunya tidak semudah membalikan tangan dan tiba-tiba dalam merubah mindset masyarakat. Perlu adanya proses komunikasi, edukasi dan sosialisasi,” paparnya.

Bang Ara meyakini, masyarakat Desa Tolengas khususnya, dan Kecamatan Tomo pada umumnya faham dan mempunyai kesadaran tinggi. Sehingga, akan sangat mudah dalam memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Saya merasa yakin desa-desa di wilayah Kecamatan Tomo bisa maju apabila menjadi kawasan industri. Tentunya, hal itu diperlukan pengawalan yang sangat baik dari berbagai pihak,” tegasnya. (atp)

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.