Masih menjadi PR, Pertumbuhan Ekonomi Tidak Inklusif

KOTA – Bupati Sumedang terpilih H Dony Ahmad Munir ST MM menyebutkan, berdasarkan data yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumedang pertahun 2015-2017, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumedang tidak inklusif dan kurang berkualitas.

Masalah tersebut, kata Dony, merupakan PR bagi pemerintahan Sumedang kedepan, dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang bisa berdampak pada penurunan angka kemiskinan.

“Naiknya memang tinggi, namun pertumbuhannya sangat sedikit. Berbeda dengan Tahun 2015, penurunan angka kemiskinan cukup bagus,” kata Dony usai memberikan paparan pada salah satu acara di Hotel Asri Asia Plaza Sumedang, kemarin (8/8).
Bahkan menurutnya, peningkatan indeks Laporan Pertumbuhan Ekuitas (LPE)-nya, justru di bawah Tahun 2017.

“Pemerintah kedepan harus memiliki program yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Namun hasilnya, harus tertuju pada distribusi secara merata kepada masyarakat yang berada di bawah,” terang dia.

Dony mengakui, saat ini pihaknya tengah menyusun beberapa program dalam menggeliatkan pertumbuhan ekonomi di Sumedang.
“Di antaranya, meningkatkan pelatihan wirausaha serta memberikan modal kepada para pelaku UMKM,” terangnya.

Hal itu perlu dilakukan, setidaknya bisa menghasilkan pendapatan kepada masyarakat kecil. Kalau pun ada pertumbuhan yang tinggi, pihak perusahan harus mengutamakan SDM lokal. Sehingga, kedepan diharapkan harus ada pemerataan distribusi pendapatan, dan masyarakat lokal bisa mendapatkan manfaat dari program tersebut. (nur)

Ikuti Kami di Sosial Media:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.