Masih PR, Belum Menarik Minat Konsumen

Masih PR, Belum Menarik Minat Konsumen

MASIH SEPI: Suasana di depan Pasar Sandang terlihat sepi dari pengunjung. Hal ini masih menjadi PR pihat terkait untuk mencari solusinya. (DOK/SUMEKS)

KOTA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumedang mengakui, Pasar Sandang belum menarik minat konsumen. Pihak DPRD, masih belum menemukan titik terang untuk solusi terkait permasalahan Pasar Sandang yang minim pengunjung.

Hingga saat ini, pihak DPRD sendiri sudah melakukan rapat koordinasi dengan pihak dinas terkait untuk mencari solusi namun belum juga menemukan solusi terbaik. Hanya saja penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar pasar, akan lebih baik jika semua pedagang ditempatkan di dalam Pasar Sandang. Sebab salah satu faktor minimnya pengunjung pasar sandang, karena masyarakat masih bisa mendapatkan barang yang sama di sekitar Pasar Sandang.

“Mungkin pedagang kaki lima yang berjualan jenis barang yang sama di sekitar pasar itu harus dimasukan ke dalam juga. Jadi tidak ada persingan antara pedagang di dalam pasar dan di luar. Terutama bagi jenis barang yang sama,” ucap anggota DPRD Sumedang Komisi B Dadang Romansah, kemarin (4/11).

Dalam hal ini, pihaknya justru menghawatirkan jika hal itu didiamkan berlarut-larut, maka akan timbul reaksi dari warga Pasar Sandang yang kembali berjualan di luar pasar/di pinggir jalan.

Dengan begitu, maka akan percuma dibangunnya revitalisasi Pasar Sandang yang bangunannya megah, tapi tidak dipakai karena minat pedagang untuk berjualan di dalam pasar tidak ada.

“Kalau dibiarkan terus, tidak menutup kemungkinan warga akan kembali berjualan di luar,” sebutnya.

Semetara itu, kehadiran portal yang diduga menjadi salah satu faktor lemahnya pengunjung, karena terbebani dengan karcis masuknya. Pihak DPRD dan dinas terkait, akan melakukan pengkajian terlebih dahulu.

“Kalau untuk masalah portal, kita akan lakukan kajian dulu,” ucapnya. (eri)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.