Melihat Kemeriahan Pagelaran Promosi Band Lokal

Melihat Kemeriahan Pagelaran Promosi Band Lokal

FOSE: Sejumlah kru Probalok TMTV saat berfose di sela acara berlangsung. Tampak ribuan anak muda Sumedang di belakang kru, larut dalam acara promosi band lokal tersebut, kemarin. (IGUN GUNAWAN)

PEWARTA: igun gunawan

Anak-anak band di Sumedang, ternyata haus akan tempat manggung. Sayangnya, Sumedang tak memiliki sarana dan prasarana khusus untuk menampung hobi mereka. Pantas, begitu ada pagelaran parade band,
konsentrasi ribuan massa dan peserta membeludak. Berikut liputannya.

PAGI itu cuaca di Kecamatan Ganeas sedikit mendung, Jalan Umar Wirahadikusumah tampak rampai dengan arus lalulintas. Namun, berbeda dengan hari biasanya di salahsatu gedung tua, bekas gedung bioskop di Kecamatan Ganeas, ribuan anak muda dengan berpakaian kaos serba hitam berkumpul.

Kehadiran mereka, bukan untuk ugal-ugalan atau ikut serta dalam geng motor. Ternyata, mereka tengah menyalurkan hobi, ya hari itu digelar parade band lokal yang di buat oleh stasiun televisi komunitas di Kecamatan Ganeas, TMTV.

Kehausan anak-anak band yang ada di Sumedang itu, terlihat jelas dari lebih dari 1.600 penonton yang memadati arena tampil. Selain itu, dalam acara yang diformat sebagai promosi band lokal (Probalok) itu pun diikuti setidaknya oleh 26 band-band lokal yang ada di Kabupaten Sumedang.

“Banyak sekali antusias dari para anak muda pecinta band, saya juga tidak menyangka responnya bisa seperti ini. Walaupun undangannya itu hanya dengan broadcast bbm saja,” kata Panitia Sebastiar yang didamping Tantan Rustandi, pada Sumedang Ekspres, di lokasi acara.

Sebenarnya, kata Bastiar, semula hanya diperuntukan untuk promosi band-band bergenre pop rock, namun karena yang datang dari berbagai aliran. Pada akhirnya, panitia memutuskan menampilkan all genre.

“Akhirnya mereka dapat tertampung, dan saya melihat mereka tampak senang dapat tampil. Tadinya memang kita ingin mengambil untuk pop rock saja, tapi yang datang justru semua genre juga datang. Mereka sangat antusias, seluruh Sumedang datang, dari berbagai daerah. Ini yang membuat kami merasa bangga,” paparnya.

Menurut penanggung Jawab TMTV, Rizal, acara tersebut digelar merupakan bagian dari acara rutin TMTV, untuk pendaftaran mereka dipungut iuran senilai Rp 100.000. Meski begitu sebutnya, dirinya merasa bangga karena antusias dari anak-anak muda yang begitu mengapresiasi acara tersebut.

“Tadinya, kita itu inginnya. Menggelar acara ini di Kota Sumedang, tapi karena keterbatasan anggaran. Karena, tidak ada sponsor, jadi kita selenggarakan di sini saja dengan segala keterbatasan. Tetapi, Alhamdulillah, walaupun serba terbatas, tapi kami cukup puas,” kata Rizal.

Tak hanya sebagai produksi, untuk acara tayangan Probalok saja, sebut Rizal, kegiatan tersebut diharapkan bisa mengembangkan bakat dan kemampuan anak muda. Sehingga, pihaknya tak membatasi dengan penentuan lagu.

“Karena ini bukan festival, ini semacam parade saja, untuk mengisi slot acara di TMTV. Mereka, bisa membawakan lagu ciptaannya sendiri, atau membawakan lagu dari penyanyi nasional maupun band luar negeri,” imbuhnya.

Ia berharap ke depannya, akan ada sponsor. Apalagi melihat acara tersebut yang digandrungi anak muda. Tak menutup kemungkinan seperti pada acara-acara sebelumnya, TMTV, menggelar acara festival.

“Nanti, akan saya adakan kembali festival. Karena sekarang saya ingin tahu dulu, antusiasnya seperti apa. Ternyata melihat antusias penonton dan peserta yang membludak, ini yang membuat saya semangat. Tinggal nyari investornya,” imbuhnya.

Ia pun berharap pemerintah daerah bisa memfasilitasi keinginan anak muda, sehingga anak-anak muda di Sumedang bisa tersalurkan hobinya ke arah yang positif. Termasuk banyak diantara anak muda yang menginginkan adanya Sasana Budaya untuk menampung kreativitas anak muda. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.