Melihat Penampilan Siswa Kelas XII Jurusan Karawitan SMKN 1 Sumedang

Melihat Penampilan Siswa Kelas XII Jurusan Karawitan SMKN 1 Sumedang

TAMPIL APIK: Salah satu penampilan siswa Kelas XII Jurusan Karawitan SMKN 1 Sumedang. (ASEP NURDIN/SUMEKS)

PEWARTA: ASEP NURDIN/SUMEDANG EKSPRES

Uji Kompetensi Melalui Konser Seni Sunda

Di penghujung tahun pelajaran 2017-2018, belasan siswa-siswi jurusan Karawitan SMKN 1 Sumedang, mengikuti uji kompetensi. Ujian ini, diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian ujian akhir tahun kelas IXX. Berikut liputannya.

ASEP NURDIN, Kota

KAMIS (1/3) pagi, nampak suasana berbeda di Kampus SMKN 1 Sumedang. Puluhan siswa mengenakan pakaian adat sunda, layaknya sedang ada acara pesta pernikahan.

Bahkan iringan musik karawitan, tampak terdengar hingga ke pintu gerbang sekolah, meskipun sumber suara berasal dari lantai dua salah satu bagunan di sekolah milik pemerintah itu.

Seorang penjaga sekolah menuturkan, bahwa sedang ada uji kompetensi siswa-siswi kelas XII Jurusan Karawitan. Saat memasuki gedung tempat uji kompetensi, pun tampak terlihat sejumlah siswa di atas panggung dengan pakaian adat sunda. Mereka tengah mengalunkan kawih-kawih sunda dengan diiringi musik karawitan.

Bahkan panggung yang cukup mewah itu pun, dihiasi dengan gemerlap lampu warna-warni. Layaknya di dalam sebuah gedung kesenian.
Di sela-sela acara, Dra Lolly R Roliawati MMpd yang merupakan kepala sekolah, tampak serius menyimak berbagai penampilan anak didiknya itu. Dia menyebutkan, kegiatan merupakan upaya untuk menguji keterampilan siswa-siswinya selama belajar.

“Ada empat item materi yang diujikan. Galindeng Rasa (penyajian vokal tembang Sunda Cianjuran), Iswara Kandarpa (penyajian kacapi kawih wanda anyar), Sekar Tamara Wiraga (penyajian sekar kepesindenan dan rebab wanda kiliningan) serta Rengkak Jiwangga (penyajian kendang wanda kiliningan dan jaipongan,” katanya.

Bahkan kata Lolly, kegiatan serupa untuk yang kedua kalinya digelar di sekolah milik pemerintah itu. “Karawitan, satu-satunya jurusan di sekolah kami yang dapat mencetak siswa-siswi menjadi seorang seniman,” ujarnya.

Di tempat sama, Kepala Paket Keahlian Seni Karawitan SMKN 1 Sumedang Adi Kurniawan SPd mengungkapkan, ujian kompetensi Seni Karawitan, memang merupakan ujian akhir siswa, dari proses pembelajaran selama tiga tahun.

“Hasil dari pembelajaran, kemudian siswa dituntut untuk membuat semacam pertunjukan,” katanya.
Sebelum melaksanakan uji kompetensi, jadwal latihan siswa ditingkatkan, selain dari latihan yang sudah disesuaikan dengan jam pelajaran.

“Terutama untuk kelas XII, pelajaran produktif langsung diarahkan lebih kepada momen pertunjukan ini,” tuturnya.
Selain kelas XII, uji kompentensi itu juga didukung puluhan siswa kelas X dan XI. “Adik kelas mereka kita libatkan juga pada uji kompetensi ini dengan menjadi beberapa peran,” sebut Adi.

Dirinya mengaku bangga, dengan meningkatnya minat dan bakat siswa yang mengikuti kelas Jurusan Karawitan. “Lulusan Seni Karawitan berpotensi menjadi seniman,” tegasnya.

Sedangkan seiring dengan perkembangan zaman, industri musik tanah air membutuhkan seniman-seniman muda untuk mencukupi kebutuhan masyarakat akan hiburan. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.