oleh

Mental dan Riset, Modal Penting Calon Penulis

SUMEDANG – Kekuatan mental menjadi modal penting bagi penulis, khususnya novel fiksi. Sebab, ketika karya sang penulis diterbitkan, bakal mendapat respons beragam. Bisi positif, bahkan sebaliknya justru meruntuhkan mental sang penulis.

Sebab itu, untuk menjadi penulis novel fiksi, apalagi berharap bukunya jadi best seller, kekuatan mental mutlak dimiliki.

“Saya pernah mengkritik tulisan seseorang, bahkan bisa dikatakan tulisannya jelek. Tapi saya menyertakannya dengan alasan-alasan dan juga masukan bagi penulis tersebut. Apa yang terjadi, selain bukunya menjadi best seller, novelnya pun diangkat ke layar lebar,” tutur penulis novel-novel best seller, Gol A Gong saat mengisi Kelas Penulisan Novel pada even Kemah Literasi Jawa Barat, di Bumi Perkemahan Kiarapayung, Jatinangor, Sumedang, hari ini (16/11).

Untuk itu, pria berambut sebahu ini, menekankan kepada peserta, agar menjadikan kritikan sebagai energi positif. “Jangan alergi dengan kritikan, terlebih kritikan itu akan membuat tulisan kita menjadi lebih baik,” tuturnya.

Dan tak kalah penting bagi calon penulis, kata Gol A Gong, adalah riset tentang novel yang akan dibuat. Baik itu sisi ketokohan novel, ide, bahkan setting lokasi yang benar-benar harus dieksplor.

Dia memaparkan pengalamannya menulis Novel Balada Si Roy. Tulisannya itu bisa bertahan beberapa edisi, karena kekuatan riset yang dilakukannya. “Untuk menulis novel Balada Si Roy, saya membutuhkan waktu hingga 6 tahun untuk meng-eksplor daerah Banten,” kisahnya.

Begitu dengan tema yang dibuat, lelaki murah senyum ini, memberi tips agar calon penulis mendapatkan cerita yang menarik. Di antaranya, forbidden love atau menyisipkan kisah cinta terlarang, cinderela sindrom atau cinta si miskin pada si kaya. Selain itu konflik dua keluarga.

“Ada salah satu novel, yang jika tidak dibubui forbidden love maupun konflik dua keluarga, maka isi tulisannya hanya tentang ceramah agama saja. Tapi, ketika dibubuhi forbidden love maupun konflik dua keluarga, novelnya menjadi best seller,” pungkasnya. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed