oleh

MGMP Sejarah Berkunjung ke Tasik

KOTA – Demi menjalin tali silaturahmi antar sesama guru sejarah dan prodi Sejarah Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah Kabupaten Sumedang, berkunjung ke Unsil dan beberapa situs bersejarah di Tasikmalaya.

Ketua MGMP Sejarah Kabupaten Sumedang Dra Nunung Julaeha Msi mengatakan, selain silaturahmi juga sharing informasi dengan dosen pendidikan sejarah di Unsil.

“Kami berdiskusi bagaimana legenda sejarah Ciung Wanara dan Situs Karangkamulyan. Sebetulnya banyak masalah sejarah yang membutuhkan bahasan khusus bersama para pakar,” katanya, kemarin (1/3).

Menurut Nunung, tidak hanya sekedar kerjasama tetapi memberikan informasi terkait lowongan kerja sebagai guru sejarah di Sumedang, dan kaitannya dengan penyerapan tenaga kependidikan.

“Kerjasama itu dibuktikan dengan MoU antara MGMP Sejarah Kabupaten Sumedang dengan Prodi Sejarah Unsil,” tuturnya.
Nunung menambahkan, selain MoU juga membahas mengenai legenda Ciungwanara Kerajaan Galuh dan kaitannya dengan Kerajaan Sumedang Larang.

“Di Situs Karangkamulyan itu ada legenda Ciungwanara, nah Ciungwanara itu Raja Kerajaan Galuh Pakuan yang merupakan cikal bakal Kerajaan Padjajaran,” sebutnya.

Selanjutnya, kata dia, Kerajaan Padjajaran dilanjutkan Raja Sri Baduga Maharaja yang disebut Prabu Siliwangi. Kemudian, Mahkota Binokasihnya dititipkan di Kerajaan Sumedang Larang karena Padjajaran terdesak kerajaan Banten Islam.

“Jadi ada kaitannya kerajaan Galuh dengan Sumedang. Jadi kita itu saudara dari nenek moyangnya,” tandasnya. (imn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed