Milenial Diajak Berantas Hoax

Milenial Diajak Berantas Hoax

BUKA ACARA: Pembukaan acara Forum Diskusi Milenial Merajut dan Memperkokoh Nilai-nilai Kebangsaan dan Keagamaan di tandai dengan pemukulang rebana.(ENGKOS KOSWARA)

PEWARTA: ENGKOS KOSWARA/SUMEKS

**Pentingnya Mempelajari Literasi Digital

DIREKTORAT Jenderal  Informasi dan Komunikasi Publik/Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, mengadakan kegiatan Forum Diskusi Milenial Merajut dan Memperkokoh Nilai-nilai Kebangsaan dan Keagamaan. Kegiatan itu, berlangsung selama dua hari yang dimulai Selasa (12/3) hingga Rabu (13/3), di lingkungan Pondok Pesantren Al-Falah 2 Jalan Raya Nagreg Km 38 Desa/Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung.

Direktur Informasi, Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kominfo, Wiryanta mengatakan, generasi milenial ternyata kecil sekali keterlibatannya dalam produksi hoax. Meski demikian, tetap perlu menggandeng generasi muda atau milenial, untuk mempelajari literasi digital.

Hal itu, sebagai bentuk perlawanan terhadap konten hoax yang makin marak.  “Ada peran penting generasi baru ini untuk melawan hoax. Ini salah satu bentuk literasi digital,” ujarnya.

Salahsatu kegiatan menangkal hoax, kata dia, masuk lingkungan pesantren yang juga kaum milenial. Sehingga diharapkan, para santri khususnya dan umumnya masyarakat di Jawa Barat, dapat membedakan mana berita atau informasi hoax.

“Saya ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para pimpinan pondok pesantren terutama Pompes Al-Falah 2 Nagreg, yang telah memberikan kesempatan untuk melakukan sosialisasi mengenai nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan. Saya juga ingin sampaikan rasa terimakasih kepada staf khusus presiden yang bekerja sama untuk melakukan sosialisasi mengenai nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan di bumi Nusantara ini,” ucap Wiryanta.

Selain itu, untuk bulan-bulan politik ini, tentu saja harus tahu bahwa kabar kebohongan atau fitnah ada di mana-mana. Maka bersama-sama dengan Pondok Pesantren Al-Falah dan juga saudara-saudara dari Jawa Barat dengan staf khusus presiden bidang keagamaan dalam negeri, harus mewujudkan dalam  melawan hoax.

Sementara itu, Forum Diskusi Milenial merajut dan memperkokoh nilai-nilai kabangsaan dan keagamaan, dihadiri staf khusus Presiden Keagamaan Dalam Negeri KH Abdul Ghofarrozim, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Falah 2 KH Nanang Naisabur serta ratusan santri. (kos)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.