MINIM ANGGARAN

Peliput/Editor: ASEP HERDIANA/SUMEKS

MINIM ANGGARAN

ALUN-ALUN: Kondisi Alun-alun Sumedang dilihat dari atas. Meski sudah ada penataan namun biaya untuk pemeliharaan taman dan tugu yang ada di Sumedang anggarannya minim.

Taman dan Tugu Kurang Pemeliharaan

KOTA – Pemerintah Kabupaten Sumedang, tengah berupaya menjadikan Sumedang sebagai daerah dengan taman-taman indah di tengah kota. Taman-taman itu diharapkan menjadi wisata alternatif bagi warga.

Namun, hal itu bertolak belakang dengan biaya perawatan taman dan tugu yang ada. Keindahan taman dan tugu yang menjadi symbol keindahan kota, kini mulai pudar karena minimnya perawatan berkala.

Kepala Bidang Kebersihan, Pertamana dan Pemakaman, pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ayuh Hidayat, mengakui jika tidak ada anggaran khusus pemeliharaan taman dan tugu di tahun 2017 ini. Meskipun demikian, sudah menjadi tupoksi dan tugaas DLH untuk melakukan perwatan meskipun terkendala anggaran yang nihil.

“Tidak ada anggaran khusus, tapi kami tidak tinggal diam. Kota harus tetap tertata, tamannya harus indah. Kami lakukan semaksimal mungkin meskipun tanpa anggaran,” ujar Ayuh saat ditemui di kantornya, Senin (6/11).

Dia mengungkapkan, biaya untuk perawatan taman milik pemerintah itu tidaklah sedikit. Sebab ada puluhan taman yang harus dirawat dan tanaman di pinggir jalan. Dari mulai media jalan, pengecatan trotoar hingga pemangkasan pepohonan peneduh di sepanjang jalan utama di protokol.

“Hanya untuk biaya pemangkasan dan peremajaan pohon, bisa menelan biaya hingga jutaan karena banyak. Sementara taman-taman itu tidak boleh dikomersilkan. Jadi untuk perawatan berkalanya, kita butuh kesadaran dan kepedulian warga kota. Minimal tidak merusak saja, sudah cukup,” tuturnya.

Saat ini, ada puluhan taman yang menjadi tanggung jawan bidang pertamanan. Tidak hanya itu, beberapa tugu dan air mancur juga membutuhkan perawatan rutin.

“Kami terpaksa bermanuver supaya anggaran yang ada bisa untuk memenuhi kebutuhan semua taman. Terdekat kami akan percantik kawasan alun-alun dan pohon-pohon peneduh,” jelasnya. (her)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js