Minimalisir Resiko Buruk Kelahiran Bayi **Kelas Khusus Ibu Hamil

Minimalisir Resiko Buruk Kelahiran Bayi  **Kelas Khusus Ibu Hamil

IKUT BIMBIMAN: Para peserta kelas khusus ibu hamil di Desa Cibeureum Kulon mendengarkan bimbingan narasumber, kemarin. (ISTIMEWA/SUMEKS).

PEWARTA: ATEP BIMO

CIMALAKA – Pemerintah Desa Cibeureum Kulon Kecamatan Cimalaka bersama Bidan Desa, mengadakan kegiatan Kelas Khusus Ibu Hamil, Selasa (9/7) lalu. Hal itu dilakukan, dalam rangka meminimalisir resiko buruk kelahiran bayi di Desa Cibeureum Kulon.

Kegiatan tersebut, diikuti 20 ibu hamil yang ada di wilayah Desa Cibeureum Kulon dengan umur kehamilan antara 4 minggu sampai dengan 36 minggu. Berbagai materi diberikan dalam Kelas Khusus Ibu Hamil tersebut.

Di antaranya, ibu-ibu hamil diajak mengikuti senam ibu hamil. Mereka juga diberikan pengetahuan mengenai perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, KB pasca persalinan dan perawatan bayi baru lahir.

“Pemerintah Desa Cibeureum Kulon berkomitmen untuk mengalokasikan setiap tahun nya kegiatan tersebut dalam APBdes,” ujar Penjabat Kepala Desa Cibeureum Kulon Suhena SSos melalui seorang aparat desa, kemarin (10/7).

Dia berharap, dengan adanya Kelas Khusus Ibu Hamil ini, dapat meningkatkan pengetahuan dan mengubah sikap dan perilaku ibu agar memahami tentang kehamilan. “Sehingga, dapat meminimalisir resiko buruk kelahiran bayi di Desa Cibeureum Kulon,” jelasnya.

Dia pun memaparkan, sebagai calon ibu, pasti ada kebingungan mengenai apa yang harus dilakukan dan dipersiapkan demi menyambut buah hati. Agar proses melahirkan lancar, ada baiknya seorang ibu hamil mengetahui dan mencatat baik-baik apa yang akan dibutuhkan dan dipersiapkan.

“Hal itu dilakukan mulai dari rumah sakit, pilihan dokter, peralatan pribadi sebagai alat pendukung,” tukasnya.

Bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan itu diantaranya Siti Mardiyani Amd Keb (Bidan Desa), Yulandari STr Keb (Petugas Gizi UPT Puskesmas Cimalaka) dan Hj Masrifah STr Keb (Bid Pus Cimalaka).

Di Desa Cibeureum Kulon, para ibu hamil mempunyai moto ‘BAHAGIA’. Artinya, bebas resiko kematian, antusias minum fe-nya, harus tepat jadwal periksanya, giat mencari ilmu kehamilannya serta aman dan selamat proses persalinannya. (atp)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.