oleh

Minum yang Asam, Tak Berarti Terbebas dari Korona

SUMEDANGEKSPRES.COM – Ditengah pandemi Korona, berita atau kabar di medsos untuk lebih banyak mengkonsumsi makanan dan minum yang asam seakan menjadi penangkal virus korona yang handal.

Namun, meskipun tubuh manusia banyak minum vitamin C atau makanan dengan tingkat keasaman tinggi, bukan berarti darah manusia menjadi asam. Sebab, tubuh akan menetralisir zat asam dalam tubuh kita. Sebagaimana dikatakan Pakar Forensik dari Universitas Padjadjaran, Dr Yoni Fuadah Syukriani dr, MSi, SPf, DFM kepada Sumeks, kemarin.

“Kalau kita makan yang asam tidak berarti darah kita akan asam karena akan dinetralisir tubuh. Darah kita tidak boleh asam, karena kita bisa mati. Kalau soal minum vitamin, berjemur, ya bagus saja,” katanya saat dihubungi Sumeks via sellulernya, kemarin.

Kepala Departemen Ilmu Kedokteran Forensik FK Unpad-RSHS itu menambahkan, hal yang baik dalam mencegah Korona adalah sering mencuci tangan pakai sabun, minum vitamin, dan berjemur antara jam 10 sampai jam 11 siang.

“Hindari kontak dengan keramaian dan tetap memakai masker saat berkerumun. Kalau sudah dari tempat kerja, usahakan alas kaki, jaket, helm disimpan diluar rumah. Dan bersihkan tangan serta mandi, lalu boleh berinteraksi dengan keluarga,” katanya.

Seperti diketahui, banyak pesan melalui grup WA dan medsos bahwa mengkonsumsi l Vit C-1000, Vitamin E, lemon, alpukat, nanas, jeruk nipis, dan mangga bisa mencegah korona.

Kemudian, Minum air putih minimal 1,5 liter per hari dan setiap makan harus minum yang hangat (jangan dingin).

pH untuk virus korona bervariasi dari 5,5 hingga 8,5. Yang perlu kita lakukan, untuk mengalahkan virus korona adalah mengambil lebih banyak makanan alkali yang berada di atas tingkat pH virus.

Beberapa di antaranya adalah: Lemon – 9,9 pH, Kapur – 8.2pH, Alpukat – 15,6pH, Bawang Putih – 13,2pH, Mangga – 8.7pH, Tangerine – 8.5pH, Nanas – 12,7pH, Dandelion – 22,7pH, dan Jeruk – 9.2pH. (imn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.