Miris, Kasus Kekerasan dan Pelecehan Pada Anak Makin Marak

Miris, Kasus Kekerasan dan Pelecehan Pada Anak Makin Marak

PADATI RUANGAN: Ratusan peserta seminar dari kalangan ibu kabinet menteri, PKK, dan praja IPDN tampam memadati ruangan Balairung IPDN, Sabtu (24/2).(IMAN NURMAN /SUMEKS)

PEWARTA: IMAN NURMAN/SUMEKS

Istri Kabinet Menteri Jokowi Gelar Seminar di IPDN

Maraknya kasus kekerasan terhadap anak dan pentingnya melahirkan generasi yang cerdas sesuai Nawacita Presiden Jokowi, membuat istri-istri menteri Kabinet Kerja Joko Widodo menggelar seminar di Kampus IPDN Jatinangor. Seperti apakah seminarnya. Berikut liputannya.

IMAN NURMAN, Jatinangor

ORGANISASI Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja (KK), menggelar seminar ke-Ayahbundaan. Dengan tema, Pola Asuh Anak dan Remaja dengan Penuh Cinta dan Kasih Sayang, Mewujudkan Insan Indonesia yang Berkarakter Mulia.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. Nila Moeloek, S.PM (K) dan Dr. Erni Guntarti Tjahyo Kumolo yang merupakan Ketua Umum OASE KK dan Dr. Ir. Ratna Megawangi, M.Sc sebagai Ketua Bidang Pendidikan, seluruh anggota OASE KK dan dharma wanita Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Selamat datang di Kampus Pelopor Penggerak Revolusi Mental,” sapaan khas Gubernur IPDN Prof. Dr. Ermaya Suradinata, SH., MH., MS kepada seluruh tamu yang hadir di Balairung.

Selain istri para menteri, tampak hadir tamu undangan lainnya. Di antaranya, para pengurus gabungan penyelenggara Taman Kanak-Kanak sebanyak 500 orang, Ibu-Ibu perwakilan PKK 300 orang, Praja 2.171 orang serta masyarakat sekitar.

“Kehormatan bagi kami, tempat ini dijadikan tempat seminar. Apresiasi yang sebesar-besarnya atas dipercayanya kami untuk menjadi tempat dilaksanakannya seminar ini,” ujar Ermaya.

Narasumber dalam seminar tersebut yakni, Dr. Ir. Ratna Megawangi, M.Si dengan materi Pola Asuh Anak dan Remaja dengan Penuh Cinta dan Kasih Sayang. Prof. Dr. Suharti Joyowiharjo selaku perwakilan Komite Penanggulangan Kanker Nasional dengan materi Sosialisasi Deteksi Dini Kanker pada Perempuan. Pemateri terakhir yakni Deputi Pencegahan Badan Narkotika Nasional, Irjenpol. Ali Johardi.

“Kegiatan ini dilakukan oleh OASE KK dikarenakan pentingnya peran ibu untuk melahirkan generasi yang berkualitas dan ini sudah tercantum dalam nawacita pak presiden,” ujar Menteri Kesehatan Nila Moeloek.

Menurut Menkes, nilai strategis yang didapat dalam dilaksanakan seminar ke ayahbundaan ini merupakan ajang pertukaran informasi untuk mempersiapkan sumber daya yang berkualitas, bermoral dan berguna bagi nusa dan bangsa.

Pada kesempatan itu, Ketua OASE KK, Erni Guntarti Tjahjo Kumolo menyerahkan paket pendidikan, sebanyak 700 paket kepada perwakilan TK Pertiwi binaan Dharma Wanita Persatuan dan TK binaan Gabungan Organisasi Penyelenggaraan Taman Kanak-Kanak Indonesia (GOPTKI).

“Perwakilan yang dimaksud adalah, Yayasan Muslimat Nahdatul Ulama, PP Aisyah, Yayasan Merpati Pos, Yayasan Dharma Ibu Wanita Khatolik RI, Yayasan Trisula Perwari, Yayasan PWKI, Yayasan Perwanas dan Dharma Wanita Persatuan Kemendagri IPDN. selain itu, dilaksanakan pula deteksi dini kanker mulut rahim dengan IVA test. Tamu undangan yang hadir dapat melakukan IVA test secara gratis,” katanya. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.