MTB Peringati Hari Santri dan Sumpah Pemuda

Peliput/Editor: ASEP NURDIN/SUMEKS

MTB Peringati Hari Santri dan Sumpah Pemuda

Abuya KH Muhyiddin Abdul Qodir Al-Manafi MA

KOTA – Majelis Taklim Bersatu (MTB) Kabupaten Sumedang, menggelar pengajian rutin dua mingguan di Masjid Agung Sumedang, belum lama ini.

Dalam pengajian yang dihadiri ratusan umat dari berbagai lapisan masyarakat ini, KH Muhyiddin Abdul Qodir Al-Manafi MA, membahas keutamaan seorang pemuda dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Pada saat deklarasi Sumpah Pemuda, seluruh pemuda termasuk santri dan kiayi terlibat di dalamnya,” kata Abuya.

Kala itu, semua elemen bangsa bersatu, menyatakan sikap untuk mengeratkan persatuan dan kesatuan. “Membangun segala hal yang mengandung nilai-nilai kebaikan,” ujarnya.

Kaitannya dengan Hari Santri Nasional (HSN), Abuya mengatakan setiap kita adalah santri. “Santri tidak hanya selalu mondok,” katanya.

Hari santri, kata Abuya, milik bersama. Karena semua elemen masyarakat yang duduk bersama dalam suatu majelis ilmu, adalah santri.

“Santri berasal dari dua suku kata. Dalam bahasa Inggris, sun (san) berarti matahari atau sinar dan three berarti tiga,” katanya.

Ada tiga sinar yang ada pada diri santri. Yakni Iman, Islam dan Ikhsan. “Ketiga unsur tersebut, satu sama lain saling berkaitan erat. Jika sudah Islam, maka beriman yang diikuti dengan perbuatan yang mengandung kebaikan,” tukasnya. (nur)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js