Ngantuk, Yariz Hajar Angkot, Pagar Rumah Dihantam Mobil Boks

Ngantuk, Yariz Hajar Angkot, Pagar Rumah Dihantam Mobil Boks

RUSAK: Pagar rumah seorang warga Dusun Cianda Desa Conggeang Wetan, Ahep mengalami rusak parah akibat ditabrak sebuah mobil boks, kemarin. ATEP BIMO ARIO SUTEJO/SUMEKS

Peliput/Editor: ATEP BIMO ARIO SUTEJO/SUMEKS

PASEH – Kecelakaan lalu lintas, kembali terjadi di jalur Cirebon-Bandung, Selasa (26/7). Kali ini, kejadian berlangsung di tikungan Cihaur, Desa Legok Kaler, Kecamatan Paseh, sekitar pukul 06.30.
Kanit Lakalantas Polres Sumedang, Ipda Adam R Hidayat mengatakan, diduga sopir Toyota Yariz Nomor Polisi (Nopol) E-1265-VO, Kiki Ardian Bimana yang datang dari arah Bandung, mengantuk hingga mengambil jalur terlalu kanan. Kemudian, mobil Yariz menghajar angkot 02 bernopol Z-1997-AI, yang dikemudikan Rudi Sugali, dari arah berlawanan.

“Tabrakan juga melibatkan sebuah motor Yamaha Byson yang beriringan dengan angkot 02, dan menabrak bagian pintu mobil Yariz tersebut,” kata Adam kepada Sumeks di lokasi kejadian, kemarin.

Adam menambahkan, motor bernopol Z-6666-AG itu, dikemudikan Rosid berboncengan dengan anaknya Aulia Afriyani. Dan pada kejadian tersebut, tiga orang penumpang serta satu orang dibonceng sepeda motor, mengalami luka hingga dilarikan ke klinik Medika Kecamatan Paseh.

“Selanjutnya, dibawa ke bengkel tulang Desa Bongkok Kecamatan Paseh,” terangnya.
Disebutkan, akibat tabrakan itu kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 10 juta.
Pantauan Sumeks, kedua mobil mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Kaca depan masing-masing mobil, mengalami pecah dan bagian depan ringsek. Sementara, motor hanya mengalami kerusakan ringan pada bagian shocbreaker depan.

Sementara itu, sopir Angkot 01, Rudi Sugali (50) mengatakan, posisi mobil yang dikendarainya berada pada jalurnya. Saat itu, dirinya sempat melihat mobil Yariz dengan kecepatan cukup tinggi, terus mengambil kanan.

“Saya sangat sulit menghindari kecelakaan karena ada besi pembatas jalan. Padahal, saya sudah berusaha meminggirkan kendaraan untuk menghindari tabrakan,” akunya.

Rudi menjelaskan, apabila dirinya tidak menghindari dan menggas angkotnya, tabrakan akan berakibat lebih fatal. Bahkan kemungkinan, mobil akan beradu domba, hingga bagian depan dengan bagian depannya beradu.

“Kejadian akan lebih fatal. Kali ini, hanya bagian kanan angkot saja yang kena tabrak mobil Yariz tersebut. Luka saya pun hanya ringan,” jelasnya.

Kecelakaan lain, juga terjadi di Jalur Legok-Conggeang, tepatnya di tanjakan Cileueur, Dusun Cianda, Desa Conggeang Wetan, Kecamatan Conggeang.

Sebuah mobil boks, menabrak pagar milik warga hingga rusak parah. Mobil boks tersebut, menggantung diatas kolam pada bagian depannya.

“Beruntung masih menabrak pagar. Coba kalau menabrak Pom Mini yang berada di dekatnya, tidak tahu apa yang akan terjadi,” kata seorang warga setempat, Deni saat memulai obrolannya.

Deni menyebutkan, kejadian terjadi sekitar pukul 13.00 siang. Diduga, kata dia, sopir mengantuk saat membawa kendaraannya.

“Kejadian tersebut tidak mengakibatkan adanya korban meninggal ataupun luka,” tutupnya. (atp)

Komentar

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Hosting Unlimited Indonesia